> >

Penyebab Lapas Tuminting Manado Ricuh, Napi Panik Ingin Dibebaskan karena Corona

Cerita indonesia | 12 April 2020, 14:32 WIB

MANADO, KOMPASTV - Pasca kerusuhan, kondisi Lapas Klas IIA Tuminting di Manado, Sulawesi Utara terpantau kondusif.

Polisi tidak lagi berjaga dan hanya pihak lapas yang melakukan pembersihan sisa-sisa kebakaran akibat kerusuhan.

Baca Juga: 20 Napi Provokator Rusuh di Lapas Manado Ditangkap

Minggu pagi (12/4/2020), kondisi Lapas Klas IIA Tuminting Manado sudah kondusif. Pengamanan sudah tidak lagi dilakukan oleh pihak kepolisian di lokasi lapas.

Petugas dan penghuni lapas nampak membersihkan sisa-sisa kerusuhan maupun dampak kebakaran.

Kebakaran yang terjadi pada Sabtu (11/4) sore telah menyebabkan enam blok terbakar, seperti Blok napi narkoba, mapenalin, kantin dan poliklinik.

Kepala Lapas Klas IIa Manado Sulistiyo Wibowo membeberkan dalam aksi kerusuhan polisi dan petugas lapas berhasil mengamankan 41 napi yang diduga sebagai provokator yang memicu kerusuhan terjadi.

Sementara 96 napi narkoba lainnya telah dipindahkan sementara di sejumlah lapas lainnya di Sulawesi Utara.

Baca Juga: Dilarang Keluar Rumah, Narapidana yang Bebas dari Penjara Program Asimilasi

Akibat kerusuhan juga menyebabkan satu napi warga Filipina tewas serta dua napi terluka dan harus mendapat perawatan di rumah sakit.

Dugaan sementara penyebab kerusuhan adalah kepanikan penghuni lapas, khususnya napi narkoba, terkait penyebaran virus corona. Para napi mendesak mereka dibebaskan.

Ratusan napi lainnya yang masih tersisa di lapas saat ini masih dalam pengawasan ketat petugas lapas. Polisi pun masih melakukan penyidikan atas kasus.

Penulis : Theo-Reza

Sumber : Kompas TV


TERBARU