> >

Rumah Makan di Semarang Ini Wujud Akulturasi Budaya Tionghoa dan Jawa

Cerita indonesia | 12 Februari 2021, 14:54 WIB

SEMARANG, KOMPAS.TV - Perpaduan budaya Tionghoa dan Jawa ternyata bisa menjadi daya tarik untuk sebuah rumah makan di Kota Semarang, Jawa Tengah.

Rumah Makan Nenek Ayam Sawah namanya. Rumah makan ini mengusung konsep arsitektur dan interior khas Tionghoa. Namun, makanan yang disajikan merupakan makanan Jawa tempo dulu.

Awalnya rumah makan ini adalah rumah pribadi seorang warga. Namun karena pandemi, pemilik rumah mencoba untuk memanfaatkan sebagian area eumahnya menjadi tempat makan. Rumah makan ini pun baru ada di September 2020.

Karena konsepnya benar-benar seperti rumah, maka sajian di sini juga adalah masakan rumahan. 

Apa yang dilakukan oleh pemilik rumah makan ini merupakan satu bentuk akulturasi budaya Tionghoa dan Jawa. Akulturasi kedua budaya ini juga sudah lama terjadi di tanah Jawa, di mana masyarakat Tionghoa dan masyarakat asli Jawa hidup berdampingan.

Kehidupan berdampingan selama bertahun-tahun membuat kedua budaya menjadi sangat lekat.

Baca Juga: Nasi Kebuli Hidangan Akulturasi dari Timur Tengah
 

Penulis : Laura-Elvina

Sumber : Kompas TV


TERBARU