> >

Militer Israel Dihajar Hizbullah, 14 Tentaranya Terluka karena Serangan Rudal dan Drone

Kompas dunia | 18 April 2024, 08:22 WIB
Pemimpin Hizbullah Hassan Nasrallah berpidato di depan pendukungnya di pinggiran selatan Beirut, Lebanon, 2014.(Sumber: AP Photo)

TEL AVIV, KOMPAS.TV - Militer Israel mengungkapkan 14 tentaranya terluka, dan enam di antaranya mengalami cedera parah karena serangan rudal dan drone di perbatasan.

Kelompok militer Lebanon, Hizbullah mengaku mereka bertanggung jawab atas serangan di desa perbatasan sebelah utara Israel, Rabu (17/4/2024).

Ini menjadi salah satu serangan yang paling merusak pada beberapa bulan terakhir oleh Iran, yang merupakan proksi Israel, pada pertempuran berkelanjutan lawan Israel.

Baca Juga: Israel Bom Klinik Fertilitas di Gaza, Ginekolog Pendiri: 5.000 Kehidupan Musnah dalam Sekejap

Dikutip dari New York Times, serangan tersebut terjadi setelah Israel menargetkan dua komandan Hizbullah.

Keadaan itu meningkatkan kecemasan akan eskalasi konflik antara Israel dan Iran, yang melakukan serangan udara meluas ke Israel pada pekan lalu.

Memo internal militer Israel mengatakan penyelidikan awal menemukan bahwa Hizbullah telah menembakkan dua roket anti-tank ke desa perbatasan Badui Israel, Arab al-Aramshe, sebelum mengirimkan drone yang meledak.

Militer Israel menolak mengomentari mengenai memo tersebut.

Pejabat pertahanan Israel yang anonim mengungkapkan mengenai kemampuan Hizbullah, yang menentukan keberadaan tentara mereka, dan menjadikan mereka target.

Hizbullah menegaskan, serangan ke desa itu merupakan respons dari serangan udara Israel sehari sebelumnya, di mana militer Israel mengatakan telah membunuh komandan kelompok militer itu.

Penulis : Haryo Jati Editor : Vyara-Lestari

Sumber : New York Times


TERBARU