> >

Detik-Detik Kapal Kontainer Tabrak Jembatan hingga Runtuh di Baltimore AS

Kompas dunia | 26 Maret 2024, 18:29 WIB
Momen runtuhnya Jembatan Francis Scott Key akibat ditabrak kapal kontainer di Baltimore, negara bagian Maryland, Amerika Serikat (AS), Selasa (26/3/2024) dini hari. (Sumber: X @YWNReporter)

BALTIMORE, KOMPAS.TV - Sebuah jembatan di Baltimore, negara bagian Maryland, Amerika Serikat (AS) runtuh usai ditabrak kapal kontainer, Selasa (26/3/2024) dini hari waktu setempat. Sejumlah kendaraan yang sedang melintas di jembatan jatuh ke sungai dan petugas sedang mencari setidaknya tujuh korban hilang.

Kepala Pemadam Kebakaran Baltimore James Wallace melaporkan bahwa dua orang telah diselamatkan dari sungai, tetapi belum diketahui apakah dua orang itu termasuk tujuh orang yang awalnya dilaporkan hilang jatuh dari jembatan.

Baca Juga: AS Berhenti Veto Resolusi Gencatan Senjata, Israel Marah dan Batalkan Kunjungan ke Gedung Putih

Kapal kontainer tersebut menabrak salah satu tiang Jembatan Francis Scott Key sehingga menyebabkan jembatan runtuh. Detik-detik kapal menabrak jembatan sempat terekam dan tersebar di media sosial.

Gubernur Baltimore telah mengumumkan keadaan darurat menyikapi kejadian ini. Biro Investigasi Federal AS (FBI) turut diterjunkan ke lapangan.

Perusahaan pemilik kapal itu, Synergy Marine Group mengonfirmasi bahwa kapal itu dikepalai dua mualim saat kejadian. Tidak ada laporan korban manusia dari kapal.

Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui bagaimana kapal kontainer tersebut bisa menabrak tiang Jembatan Francis Scott Key. Kapal ini sedianya akan berlayar ke Kolombo, Sri Lanka.

Otoritas setempat melaporkan bahwa operasi pencarian dan penyelamatan masih berlangsung. Belum diketahui berapa tepatnya kendaraan yang jatuh ke sungai.

"Semua jalur dari kedua arah di tempat insiden Jembatan Key I-695 ditutup. Lalu lintas dialihkan," demikian keterangan Dinas Transportasi Maryland dikutip Associated Press.

Baca Juga: Israel Ngotot Terus Serang Gaza, Hamas Tolak Usulan Damai Mediator Internasional, Situasi Runyam

Penulis : Ikhsan Abdul Hakim Editor : Vyara-Lestari

Sumber : Associated Press


TERBARU