> >

Rusia Salahkan AS Bikin Korea Utara Kian Agresif: Mereka Hanya Ingin Lindungi Kedaulatannya

Kompas dunia | 12 Februari 2024, 21:25 WIB
Kim Jong-un dan Vladimir Putin di Vladivostok tahun 2019. Pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un akan mengunjungi Rusia seperti dipastikan Moskow dan Pyongyang. Kremlin menyatakan kunjungan atas undangan Presiden Rusia Vladimir Putin dan akan berlangsung dalam beberapa hari ke depan. Hal ini juga dilaporkan Korean Central News Agency Korea Utara. (Sumber: AP Photo)

MOSKOW, KOMPAS.TV - Langkah Korea Utara yang kian agresif dan bermusuhan membuat Rusia menyalahkan Amerika Serikat (AS) dan sekutunya.

Hal tersebut diungkapkan oleh seorang pejabat senior luar negeri Rusia.

Ia mengatakan, meningkatnya agresivitas Korea Utara itu sebagai upaya untuk melindungi kedaulatannya.

Baca Juga: Terjebak di Gaza, Pria Inggris Dirayu Intelijen MI5 untuk Jadi Mata-mata demi Keselamatan Keluarga

“Ancaman Korea Utara untuk menghancurkan kekuatan bermusuhan adalah ilustrasi jelas dari risiko meningkat tajamnya pertempuran militer langsung di Semenanjung Korea,” kata Direktur Departemen Asia Kementerian Luar Negeri Rusia, Ivan Zhelokhotsev dikutip dari The Korea Herald.

Menurutnya peringatan itu harus dipandang dalam konteks langkah-langkah berbahaya yang diambil oleh AS dan sekutunya.

Zhelokhotsev mencontohkan seperti latihan bersama untuk melawan kemungkinan serangan Korea Utara.

Ia pun menyebut agresi dan provokasi yang dilakukan Washington sebagai akar penyebab memburuknya situasi yang mengancam perdamaian dan keamanan di Timur Laut Asia.

Ia menambahkan, di bawah situasi tersebut, Pyongyang dipaksa mengambil langkah masuk akal untuk melindungi kedaulatannya dari serangan asing.

Pernyataan Zhelokhotsev muncul usai Kim Jong-un memberikan pernyataan bahwa dirinya akan melanjutkan uji coba senjata dan latihan militer Korea Utara.

Penulis : Haryo Jati Editor : Deni-Muliya

Sumber : The Korea Herald


TERBARU