> >

Universitas di Kenya Diteror Kawanan Hyena, Mahasiswa Demo usai Satu Orang Tewas

Kompas dunia | 7 Februari 2024, 18:25 WIB
Keluarga dan teman dari Anthony Shungea Pasha berkumpul. Anthony Pasha adalah seorang warga yang dibunuh hyena saat mencari kayu bakar di Kajiado, dekat Taman Nasional Nairobi, Selasa (7/2/2024). (Sumber: Brian Inganga/Associated Press)

NAIROBI, KOMPAS.TV - Ratusan mahasiswa Universitas Multimedia Kenya berdemonstrasi memprotes kurangnya keamanan di lingkungan kampus usai kawanan hyena membunuh satu orang dan melukai dua lainnya di dekat kampus. Salah satu korban luka diserang Hyena adalah mahasiswa Universitas Multimedia Kenya.

Kampus Universitas Multimedia Kenya sendiri terletak di dekat Taman Nasional Nairobi di daerah Ongata Rongai, pinggiran ibu kota Kenya, membuat mahasiswa dan warga tak jarang berkontak dengan satwa liar.

"Universitas ini tidak aman karena kami di dekat taman nasional. Pemerintah harusnya, mungkin menerapkan pembatasan terhadap pergerakan satwa," kata seorang mahasiswa, Ochieng Kefah dikutip Associated Press.

Baca Juga: Kecerdikan Hyena, Curi Mangsa Ular Piton saat Lihat Peluang

Aksi protes mahasiswa ini sempat mengganggu lalu lintas di dekat kampus, Selasa (6/2/2024). Polisi pun menggunakan gas air mata untuk membubarkan mahasiswa.

Korban luka akibat serangan hyena diketahui bernama Kevin Mwendwa (21), mahasiswa teknik Universitas Multimedia Kenya. Kevin kehilangan satu jari dalam serangan hyena.

Badan pengelola taman nasional di Kenya, Kenya Wildlife Service (KWS) segera menggelar investigasi begitu terdapat laporan serangan hyena. Pada Senin (5/2), tim dari KWS menemukan potongan tubuh seorang korban hyena.

Tim dari KWS kemudian menembak mati seekor hyena lalu memeriksa apakah hyena tersebut mengidap rabies atau penyakit lain.

Korban tewas serangan hyena diketahui bernama Anthony Pasha. Keluarga Anthony menyebutnya diserang hyena ketika mencari kayu bakar.

"Hyena datang dan menyerangnya, memburunya dari hutan dan menjatuhkannya di sini," kata keponakan korban, Kaaji Lesian.

Penulis : Ikhsan Abdul Hakim Editor : Vyara-Lestari

Sumber : Associated Press


TERBARU