> >

Erdogan Jadi Presiden Turki Lagi, Pengamat: Ia Ingin Mengembalikan Hegemoni Kekaisaran Turki

Kompas dunia | 29 Mei 2023, 12:18 WIB
Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan disebut ingin mengembalikan hegemoni kekaisaran Turki setelah kembali terpilih sebagai Presiden Turki untuk ketiga kalinya, Minggu (28/5/2023). (Sumber: AP Photo/Ebrahim Noroozi)

ANKARA, KOMPAS.TV - Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, akhirnya kembali terpilih sebagai pemimpin negara itu untuk yang ketiga kalinya.

Kesuksesan tersebut dipastikan setelah Erdogan meraih kemenangan pada putaran kedua Pemilihan Presiden Turki 2023, Minggu (28/5/2023).

Pengamat menilai dengan keberhasilan itu akan memuluskan keinginan Erdogan untuk mengembalikan hegemoni kekaisaran Turki.

Baca Juga: Pendukung Erdogan Ejek Kilicdaroglu Usai Kembali Jadi Presiden Turki: Selamat Tinggal Kemal

Di era Erdogan, Turki memperlihatkan kemampuannya dalam perangkat keras militer.

Erdogan disebut ingin membuat negaranya menjadi tuan rumah industri pertahanan, sebagai tanda dari kemandirian global.

“Ia ingin melihat kelahiran kembali Kekaisaran Turki, keyakinan bahwa Turki ditakdirkan untuk menjadi hegemoni secara regional, tetapi juga kekuatan global di abad ke-21,” ujar Pengajar Tamu di Pusat Amerika Serikat dan Eropa di Institusi Brooking, Asli Aydintasbas dikutip dari Vox.

“Jelas ada sentiment kekaisaran baru, tetapi ia telah meyakinkan kepada public Turki bahwa inilah jalan yang harus diambil Turki,” tambahnya.

Erdogan menggunakan visi nasionalistik ini untuk keuntungan politik domestiknya.

Ia melakukannya sebelum pemilihan, dan para ahli mengatakan ia tak mungkin berbalik arah sekarang, bahkan jika kekuasaannya telah aman.

Penulis : Haryo Jati Editor : Iman-Firdaus

Sumber : Vox


TERBARU