> >

Pemilu Turki: Penghitungan Suara Dimulai, Erdogan dan Kilicdaroglu Saling Klaim Keunggulan

Kompas dunia | 15 Mei 2023, 02:05 WIB
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan memasukkan surat suaranya di sebuah tempat pemungutan suara di Istanbul, Turki, Minggu, 14 Mei 2023. Turki menyelenggarakan pemilihan presiden dan anggota parlemen pada Minggu. (Sumber: Umit Bektas/Pool Photo via AP)

ANKARA, KOMPAS.TV - Pemimpin oposisi Kemal Kilicdaroglu mengeklaim unggul di depan Presiden Recep Tayyip Erdogan dalam Pemilu Turki yang dilangsungkan Minggu (14/5/2023). 

Dilansir dari Al Arabiya, Kilicdaroglu, yang didukung oleh aliansi oposisi "Table of Six", mengatakan di Twitter: "Kami saat ini memimpin."

Akan tetapi, TRT World dan Anadolu Agency yang dikelola negara melaporkan proyeksi awal yang menunjukkan Erdogan unggul dengan 51,87 persen suara, dibandingkan dengan 42,28 persen untuk Kilicdaroglu. 

Angka itu berdasarkan penghitungan sementara sebanyak 54,56 persen dari seluruh kotak suara.

Hasil serupa juga diungkapkan juru bicara Partai Keadilan dan Pembangunan (AKP) Erdogan Omer Celik yang mengatakan bahwa dari data awal menempatkan Erdogan lebih unggul.

Sementara itu di sisi lain, wali kota Istanbul dan Ankara, yang keduanya merupakan anggota oposisi, menyebut Kilicdaroglu justru yang memimpin. 

Baca Juga: Profil Kemal Kilicdaroglu, Politikus Oposisi Turki yang Berpeluang Putus Dominasi Politik Erdogan

Wali Kota Istanbul Ekrem Imamoglu meminta warga Turki untuk tidak mengindahkan hasil pemilihan dari kantor berita negara Anadolu dan mengatakan bahwa hasil awal menunjukkan bahwa Kilicdaroglu berada di jalur untuk menang.

“Kami dapat mengatakan ini dengan nyaman: Tuan Kilicdaroglu akan diumumkan sebagai presiden ke-13 negara kami hari ini,” kata Imamoglu.

Sebelumnya, partai Kilicdaroglu yaitu Partai Rakyat Republik (CHP) menyebut hasil pemungutan suara awal positif. 

Juru bicara CHP Faik Oztrak mengatakan di TV: “Menurut data yang kami terima sejauh ini, kami melihat tabel dengan sangat positif."

"Ketika jumlah kotak suara yang dibuka mencapai angka yang berarti, kami akan mulai membagikan jumlah suara," imbuhnya.

Jika tidak ada kandidat yang mengamankan lebih dari setengah suara pada putaran pertama Pemilu Turki, pemungutan suara putaran kedua akan diadakan pada 28 Mei mendatang. 

Baca Juga: Erdogan Turut Nyoblos di Pemilu Turki: Semoga Allah Memberi Bangsa Kita Masa Depan Lebih Baik

 

Penulis : Rizky L Pratama Editor : Hariyanto-Kurniawan

Sumber : Al Arabiya


TERBARU