> >

Mengerikan! Durasi Gelombang Panas di India Diprediksi akan Meningkat hingga 18 Hari pada 2060

Kompas dunia | 27 April 2023, 13:09 WIB
Gelombang panas yang terjadi di India membuat tanah menjadi kering. (Sumber: AP Photo/Manish Swarup, File)

NEW DELHI, KOMPAS.TV - Tampaknya gelombang panas di India yang terjadi bulan ini tak akan menjadi yang terpanjang.

Berdasarkan laporan Departemen Meteorologi India (IMD), durasi gelombang panas ekstrem di negara itu akan bertambah panjang pada 2060.

Dilansir The Free Press Journal, Rabu (26/4/2023), IMD mengeluarkan laporan terbaru berjudul Proses dan Prediksi Gelombang Panas dan Dingin di India pada Selasa (25/4).

Laporan tersebut mengatakan sebagian besar wilayah India, termasuk di kawasan semenanjung dan pantai, akan mengalami peningkatan durasi gelombang panas menjadi 12 hingga 18 hari pada 2060.

Baca Juga: Jurnalis Ukraina Tewas Ditembak Sniper Rusia, Padahal Pakai Rompi Antipeluru Bertuliskan Pers

Laporan itu merekomendasikan rencana respons komprehensif untuk gelombang panas yang mencakup strategi adaptasi berbasis budaya, kelembagaan, teknologi dan ekosistem.

Rekomendasi dalam laporan itu meliputi peningkatan bangunan India melalui ventilasi dan isolasi.

Selain itu, meningkatkan kesadaran tentang tekanan panas, memodifikasi jadwal kerja, menawarkan peringatan dini, dan mengembangkan tempat perlindungan yang sejuk.

Menurut penelitian IMD, gelombang panas telah membunuh lebih banyak orang di India daripada bencana alam lainnya, kecuali siklon tropis.

Mereka menganalisis klimatologi dan kejadian gelombang panas dengan menggunakan data dari tahun 1961 hingga 2020.

Penulis : Haryo Jati Editor : Edy-A.-Putra

Sumber : The Free Press Journal


TERBARU