> >

Kian Panas, Israel Perpanjang Tutup Wilayah yang Buat Muslim Palestina Sulit Masuk Masjid Al-Aqsa

Kompas dunia | 9 April 2023, 06:45 WIB
Hasil serbuan pasukan Israel di dalam Masjid Al-Aqsa. Polisi Israel menyerbu Masjid Al-Aqsa di Kota Tua Yerusalem, Rabu (5/5/2023) dini hari dan melemparkan granat kejut kepada pemuda Palestina yang melemparkan batu dan kembang api pada mereka dalam aksi kekerasan selama bulan suci Ramadan (Sumber: Times of Gaza/Twitter)

TEL AVIV, KOMPAS.TV - Memanasnya tensi Israel dan Palestina, membuat Menteri Pertahanan Israel, Yoav Gallant melakukan langkah kontroversial.

Pada Sabtu (8/4/2023) kemarin misalnya, Gallant memperpanjang penutupan wilayah pendudukan Tepi Barat dan di Gaza.

Menurut media Israel, KAN, dikutip dari Anadolu Agency, penutupan wilayah pendudukan tersebut akan dilakukan hingga akhir dari lliburan Paskah Yahudi pada 12 April karena situasi keamanan.

Baca Juga: Sedikitnya 44 Warga Sipil Dibunuh Kelompok Teroris di Burkina Faso, Kekerasan Terus Berlanjut

Namun menurut Gallant, akan ada pengecualian untuk kasus kemanusiaan dan kasus luar biasa lainnya.

Keputusan tersebut membuat akses warga Muslim Palestina ke kompleks Masjid Al-Aqsa menjadi sulit.

Keputusan itu juga membuat seluruh fasuilitas yang dibuat Muslim Palestina untuk bulan Ramadan menjadi dibatalkan.

 

Seperti diketathui, tensi antara Israel dan Palestina meninggi pada beberapa hari terakhir.

Hal itu terjadi setelah pasukan Israel menyerang kompleks Masjid Al-Aqsa dan memaksa para jamaah pergi selama dua malam beruntun pada Selasa (4/3) dan Rabu (5/3) lalu.

Penulis : Haryo Jati Editor : Gading-Persada

Sumber : Anadolu Agency


TERBARU