> >

"Pedagang Kematian" Sempat Hubungi Trump, Peringatkan Hidupnya dalam Bahaya dan Ajak Kabur ke Rusia

Kompas dunia | 8 April 2023, 09:51 WIB
Viktor Bout melihat keluar dari dalam ruang pusat penahanan, sembari menunggu sidang ekstradisi atas tuduhan Amerika Serikat di pengadilan kriminal pada 19 Mei 2011. (Sumber: AP)

MOSKOW, KOMPAS.TV - Viktor Bout, yang juga dikenal sebagai “Pedagang Kematian”, ternyata sempat menghubungi mantan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

Bout yang sempat ditahan di AS dan kembali Rusia usai dilakukan pertukaran tahanan dengan Brittney Griner, mengaku sudah memperingatkan Trump dalam bahaya.

Ia juga mengajak Trump ke Rusia, karena menurutnya miliuner itu akan disambut di negara Vladimir Putin tersebut

Bout mengungkapkan dirinya telah mengirimkan pesan melalui Telegram ke Trump.

Baca Juga: Rusia Berusaha Damaikan Israel-Palestina, Meminta Menahan Diri dan Akhiri Eskalasi Kekerasan

Bout memperingatkan Trump, yang baru saja ditahan dan diadili di pengadilan Manhattan.

“Pertama dan terpenting, saya menganggap bahwa hidupnya dalam bahaya dan bahwa proses hukum yang sekarang telah dimulai di New York, tak akan berakhir pada Donald Trump yang dihukum dan dilarang dalam pemilihan,” tuturnya dikutip dari Daily Mail, Jumat (7/4/2023).

“Sangat mungkin, ia akan dihabisi di sana,” tutur Bout.

Meski begitu, Bout tak memberikan bukti lebih lanjut bahwa Trump akan dihabisi.

Ia bahkan mengajak Trump untuk kabur ke Rusia.

Penulis : Haryo Jati Editor : Gading-Persada

Sumber : Daily Mail


TERBARU