> >

Israel dan Palestina Capai Kesepakatan, Penghentian Otorisasi Pemukiman Ilegal di Tepi Barat

Kompas dunia | 27 Februari 2023, 14:51 WIB
Kondisi setelah terjadinya bentrokan antara pasukan Israel dan warga Palestina di Nablus, Tepi Barat,. Rabu (22/2/2023). (Sumber: Majdi Mohammed/AP)

AQABA, KOMPAS.TV - Israel dan Palestina mencapai kesepakatan yang jarang terjadi, dengan setuju menghentikan otorisasi pemukiman illegal di Tepi Barat selama 6 bulan.

Kesepakatan tersebut dilakukan setelah pejabat Israel dan Palestina berjanji melakukan langkah-langkah untuk mengurangi kekerasan yang saat ini tengah melonjak.

Kedua pihak membuat pernyataan bersama di akhir pertemuan di resort Laut Merah Aqaba, Yordania, Minggu (26/2/2023).

Para pejabat Israel dan Palestina mengatakan bahwa mereka akan bekerja sama untuk mencegah kekerasan lebih lanjut.

Baca Juga: Menlu Arab Saudi Pertama Kalinya Kunjungi Ukraina, Langsung Gelontorkan Bantuan Rp6,1 Triliun

Selain itu kedua pihak menegaskan kembali perlunya melakukan deeskalasi.

Dikutip dari Al-Jazeera, pada pernyataan bersama itu, Israel mengungkapkan komitmen untuk berhenti membahas pendirian unit pemukiman baru selama empat bulan, dan berhenti menyetujui pemukiman baru selama enam bulan.

Setelah "diskusi menyeluruh dan jujur", pihak Palestina dan Israel menegaskan kembali perlunya berkomitmen untuk mengurangi eskalasi di lapangan. Selain itu juga mencegah kekerasan lebih lanjut.

Pernyataan bersama itu dikeluarkan pada akhir pertemuan yang juga dihadiri pejabat Amerika Serikat (AS), Yordania, dan Mesir.

Pertemuan itu terjadi di tengah kekahawatiran meningkatnya kekerasan menjelang bulan suci Ramadhan.

Penulis : Haryo Jati Editor : Purwanto

Sumber : Al-Jazeera


TERBARU