> >

Valery Gerasimov, Sosok Dingin Jenderal Lapangan Tertinggi Rusia yang Baru untuk Perang di Ukraina

Krisis rusia ukraina | 13 Januari 2023, 05:08 WIB
Jenderal Valery Gerasimov, kanan, bersama Jenderal Sergei Shoigu. Putin baru saja menunjuk Jenderal paling senior di Angkatan Bersenjata Rusia, Jenderal Valery Gerasimov, sebagai pemimpin tertinggi serangan ke Ukraina. Inilah sosok dinginnya. (Sumber: AP Photo)

MOSKOW, KOMPAS.TV - Presiden Vladimir Putin menunjuk jenderal paling senior Rusia, Kepala Staf Umum Valery Gerasimov, 67 tahun, untuk memimpin perangnya di Ukraina.

Penunjukan ini menjadi yang paling dramatis dalam serangkaian perubahan komando senior sejak Rusia melancarkan serangan ke Ukraina pada bulan Februari tahun lalu.

Banyak blogger perang nasionalis yang punya izin dari Kremlin untuk mengkritik pelaksanaan perang menyalahkan Jenderal Gerasimov atas fakta bahwa militer negara adidaya Rusia, yang konon dimodernisasi dan diperlengkapi ulang dengan mahal dalam 15 tahun terakhir, gagal secara nyata untuk menaklukkan tetangganya yang jauh lebih kecil.

Kritikus di Ukraina, Barat, dan bahkan di dalam Rusia menyebut angkatan bersenjata Rusia sebagai naif, kurang persiapan dan perlengkapan, lambat bereaksi, dan terbelah oleh struktur komando yang berbeda dan seringkali jauh.

Setelah kegagalan mobilisasi tentara untuk membalikkan keadaan demi Rusia, berbulan-bulan beredar desas-desus bahwa Jenderal Gerasimov, yang sebagian besar tidak terlihat oleh publik, akan dikesampingkan.

Baik Yevgeny Prigozhin, pendiri milisi kontrak Grup Wagner, dan Ramzan Kadyrov, pemimpin Republik Chechnya Rusia selatan, melancarkan kritik terselubung terhadap Jenderal Gerasimov sambil secara demonstratif mengklaim keberhasilan medan perang untuk pasukan semi-otonom mereka sendiri yang dianggap lebih unggul.

Pendukung kementerian pertahanan mengatakan Rusia memang tampil buruk pada awal perang, dan banyak masalah yang terlihat jelas, seperti pasokan, teknologi, dan komando selama 10 bulan terakhir, telah atau sedang diselesaikan.

Baca Juga: Pasukan Rusia Gencarkan Serangan Habis-habisan ke Soledar Dekat Bakhmut, Ukraina Ngotot Bertahan

Jenderal Sergey Surovikin menjadi wakil Jenderal Valery Gerasimov dalam palagan Ukraina. Putin baru saja menunjuk Jenderal paling senior militer Rusia, Jenderal Valery Gerasimov, sebagai pemimpin tertinggi serangan ke Ukraina. Inilah sosok dinginnya. (Sumber: TASS)

Apa arti penunjukan Jenderal Gerasimov untuk Perang Ukraina?

Kementerian pertahanan mengatakan senioritas komandan yang bertanggung jawab atas "operasi militer khusus" mencerminkan perluasan skalanya dan kebutuhan untuk meningkatkan organisasi dan komando.

Deputi Jenderal Gerasimov adalah Jenderal Angkatan Darat Sergei Surovikin, komandan tertinggi lapangan sebelumnya yang diangkat tiga bulan lalu dan punya julukan "Jenderal Kiamat".

Selain itu ada Jenderal Angkatan Darat Oleg Salyukov; dan Wakil Kepala Staf Umum Kolonel Jenderal Alexei Kim.

Igor Korotchenko, seorang ahli militer garis keras yang diberi ruang di televisi pemerintah, mengatakan keputusan Putin berasal dari penerimaan Ukraina atas senjata berat jarak jauh dari Barat dan prospek bahwa Ukraina akan segera menerima kendaraan tempur lapis baja Barat dan kemungkinan tank tempur.

Dia mengatakan kedatangan Jenderal Gerasimov meningkatkan kemungkinan bahwa Rusia dapat menggunakan senjata nuklir taktis medan perang di Ukraina.

"Penunjukan Gerasimov berarti semua alat penghancur di gudang senjata Angkatan Bersenjata Federasi Rusia dapat digunakan tanpa kecuali," kata dia.

Menteri Pertahanan Sergei Shoigu pada Selasa (10/1/2023) juga berjanji untuk mempersiapkan senjata yang lebih banyak dan berkualitas, mendukung teknologi penerbangan untuk menghindari pertahanan udara dengan lebih baik dan meningkatkan produksi drone.

Penulis : Edwin Shri Bimo Editor : Gading-Persada

Sumber : Kompas TV/Straits Times


TERBARU