> >

Kekalahan Rusia di Ukraina Diyakini Bakal Jadi Kunci Cegah Serangan China ke Taiwan

Krisis rusia ukraina | 6 Januari 2023, 17:08 WIB
Mantan Sekjen NATO Anders Fogh Rasmussen. (Sumber: NATO)

KOPENHAGEN, KOMPAS.TV - Mantan Sekretaris Jenderal NATO menegaskan, kekalahan Rusia di Ukraina diyakini bakal memengaruhi konflik China dan Taiwan.

Eks Sekjen NATO Anders Fogh Rasmussen pada Kamis (5/1/2023) mengatakan, kekalahan Rusia akan jadi kunci untuk mencegah serangan China ke Taiwan.

Hal tersebut diungkapkannya sehari setelah bertemu dengan Presiden Taiwan Tsai Ing-wen.

Mantan Perdana Menteri Denmark itu juga meminta pemimpin Barat tak mengulangi kesalahan yang membuat Presiden Rusia Vladimir Putin menjadi lebih berani.

Baca Juga: Duta Besar Rusia: AS Melancarkan Perang Proksi Melawan Rusia dengan Dukung Penjahat Nazi di Kiev

“Yang terpenting untuk mencegah langkah China ke Taiwan adalah memastikan kemenangan Ukraina pada konflik saat ini,” tutur Rasmussen dikutip dari Newsweek.

“Jika Rusia mampu mendapatkan wilayah dan menetapkan status quo baru dengan pemaksaan, itu akan menetapkan preseden. Diktator di mana pun akan mempelajarinya dan pada akhirnya, agresi militer berhasil,” tambahnya.

Rasmussen mengatakan, perang di Selat Taiwan akan memiliki dampak global.

“Jadi kami memiliki kepentingan global untuk mencegah ketegangan tersebut meningkat menjadi konflik bersenjata,” tuturnya.

Rasmussen yang menjadi Sekjen NATO antara 2009 dan 2014, menyambut baik janji Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden untuk pertahanan Taiwan.

Penulis : Haryo Jati Editor : Vyara-Lestari

Sumber : Newsweek


TERBARU