> >

Xi Jinping sebut PDB China Tembus 120 Triliun Yuan, Terbesar Kedua Dunia

Kompas dunia | 1 Januari 2023, 06:20 WIB
Presiden China Xi Jinping menyebutkan Produk Domestik Bruto (PDB) negaranya sepanjang tahun 2022 mencapai angka 120 triliun yuan, terbesar kedua dunia. (Sumber: Straits Times)

BEIJING, KOMPAS.TV - Presiden China Xi Jinping menyebutkan Produk Domestik Bruto (PDB) negaranya sepanjang tahun 2022 mencapai angka 120 triliun yuan, terbesar kedua dunia.

"Perekonomian China masih terbesar kedua di dunia dan masih terus membangun," kata dia dalam pidato menyambut Tahun Baru 2023 di Beijing, Sabtu (31/12/2022).

Xi menyebutkan beberapa contoh menguatnya perekonomian seperti sejumlah zona percontohan perdagangan bebas dan Pelabuhan Perdagangan Bebas (FTP) Hainan telah berkembang pesat, program inovatif di wilayah pesisir, percepatan pembangunan di wilayah tengah dan barat, program revitalisasi di timurlaut, dan pembangunan besar-besaran di perbatasan untuk menciptakan kemakmuran masyarakat.

Xi menambahkan selama rakyat China tetap percaya diri dan berusaha untuk maju, maka semua tujuan pembangunan nasional akan tercapai.

"Pada kunjungan saya ke Hong Kong awal tahun ini, saya sangat senang melihat bahwa Hong Kong telah memulihkan ketertiban dan bersiap untuk membangun lagi. Dengan penerapan 'Satu Negara, Dua Sistem', Hong Kong dan Makau pasti akan menikmati kemakmuran dan stabilitas jangka panjang," kata pemimpin tertinggi Partai Komunis China (CPC) itu.

Meskipun terjadi krisis pangan global, negaranya masih bisa melakukan panen raya selama 19 tahun berturut-turut sehingga ketersediaan pangan untuk rakyat tetap terjamin.

Baca Juga: Putin dan Xi Jinping Berbicara via Video, Sepakat Kedua Negara akan Lebih Dekat secara Bilateral

Presiden China Xi Jinping menyebutkan Produk Domestik Bruto (PDB) negaranya sepanjang tahun 2022 mencapai angka 120 triliun yuan, terbesar kedua dunia. (Sumber: Straits Times)

Pemerintahan China telah mengonsolidasikan pencapaian pengentasan kemiskinan, revitalisasi perdesaan secara menyeluruh, serta mengeluarkan kebijakan pemotongan pajak dan biaya lain untuk meringankan beban pebisnis, dan melakukan sejumlah upaya untuk mengatasi kesulitan rakyatnya.

Sejak pandemi Covid-19 melanda, pemerintahannya memilih kebijakan dengan mengutamakan keselamatan jiwa rakyatnya.

"Kini kita telah memasuki fase baru tanggap COVID-19 dan tantangan berat tetap ada. Setiap orang bertahan dengan penuh kesabaran. Cahaya harapan ada tepat di depan kita. Mari kita bekerja keras untuk melewatinya karena ketekunan dan solidaritas akan berbuah kemenangan," kata Sekretaris Jenderal CPC tiga periode itu.

Xi merasa bangga kepada rakyatnya yang masih sibuk bekerja hingga saat ini.

"Mari kita sambut sinar mentari pertama di tahun 2023 dengan harapan terbaik untuk masa depan yang lebih cerah. Saya mengucapkan selamat Tahun Baru kepada Anda semua dan semoga semua keinginan Anda menjadi kenyataan," serunya.

Penulis : Edwin Shri Bimo Editor : Hariyanto-Kurniawan

Sumber : Antara/Xinhua


TERBARU