> >

Presiden Sayap Kiri Cile akan Buka Kedutaan di Palestina, Sebut Hukum Internasional Harus Dihormati

Kompas dunia | 24 Desember 2022, 16:58 WIB
Presiden Cile Gabriel Boric menghadiri upacara penyambutan di Istana Nasional di Mexico City, Meksiko, Rabu, 23 November 2022. (Sumber: AP Photo/Marco Ugarte)

Sementara itu, Kedutaan Besar Israel di Cile atau Kementerian Luar Negeri Israel belum berkomentar tentang pernyataan Boric.

Cile sebelumnya membuka kantor perwakilan di Ramallah, Palestina pada 1998. Pada 2011, Santiago mengakui Palestina sebagai negara dan mendukungnya untuk bergabung dengan UNESCO.

Cile sendiri memiliki populasi komunitas Palestina yang cukup besar, sekitar 300.000 orang. Sebagian besar diaspora itu berasal dari Tepi Barat yang diduduki Israel.

Israel menduduki Tepi Barat dan Yerusalem Timur sejak perang pada 1967. Lokasi kedutaan negara asing di Yerusalem Timur pun disebut dapat memperkuat klaim Palestina yang menghendaki kota itu sebagai ibu kota.

Baca Juga: Gabriel Boric, Kandidat Berhaluan Kiri yang Menjadi Presiden Termuda Chile

Penulis : Ikhsan Abdul Hakim Editor : Edy-A.-Putra

Sumber : Kompas TV/Middle East Eye


TERBARU