> >

2.500 Orang Difoto Telanjang di Pantai Australia, Lambang dari Kesadaran Bahaya Kanker Kulit

Kompas dunia | 28 November 2022, 01:05 WIB
Ilustrasi pantai dengan pasirnya. (Sumber: Unsplash.com/Ivan Rohovchenko)

Pada pukul 4 pagi, Tunick berdiri di atas derek kecil berwarna jingga, meneriakkan perintah dari megafonnya.

Kerumunan sendiri sempat terkekeh dalam kegelapan, melindungi satu sama lain dari angin laut yang terik.

Beberapa membungkus tubuh mereka dengan handuk untuk kehangatan, yang lain memotret matahari terbit.

Kemudian pada hitungan ketiga, kerumunan itu melepaskan pakaian mereka, kemeja dan jumper beterbangan ke udara dengan berbagai warna.

Mereka bertepuk tangan dan berpegangan tangan serta berjalan ke laut, meninggalkan pakaian dan tas mereka.

Baca Juga: Tanah Longsor di Pulau Wisata Italia, Satu Orang Tewas dan 12 Hilang

Pada pukul 5.30 pagi, pantai telah dibanjiri cahaya dan Tunick mengumpulkan kerumunan itu dalam pose yang telah ditentukan sebelumnya.

Dengan panduan suara sorakan, seorang pria yang telanjang terakhir berlari untuk menemui kelompoknya.

Saat kerumunan pindah ke pose lain, beberapa bermain-main di laut.

Selain itu, seorang pria mengangkat seorang perempuan ke udara dengan seimbang, berdiri seperti patung Yunani Kuno.

Penulis : Haryo Jati Editor : Hariyanto-Kurniawan

Sumber : The Guardian


TERBARU