> >

Mengejutkan, Rusia Puji Joe Biden yang Tetap Tenang Tanggapi Insiden Rudal yang Hantam Polandia

Kompas dunia | 17 November 2022, 15:44 WIB
Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden saat berbicara dalam KTT G20 di Bali, Selasa (15/11/2022). (Sumber: Tangkapan layar Kompas TV)

MOSKOW, KOMPAS.TV - Rusia melakukan tindakan mengejutkan dengan memuji Presiden Amerika Serikat (AS), Joe Biden.

Hal itu terkait ketenangan Biden dalam menanggapi insiden rudal yang menghantam Polandia.

Sebuah desa di Polandia yang berbatasan dengan Ukraina dihantam rudal yang menewaskan dua orang, Selasa (15/11/2022).

Awalnya, Rusia yang dituduh melakukan serangan rudal tersebut.

Baca Juga: Dimarahi Xi Jinping, PM Kanada Justin Trudeau Beri Jawaban Menohok

Namun, setelah dilakukan investigasi rudal tersebut berasal dari Ukraina.

Presiden Polandia Andrezj Duda meyakini bahwa rudal tersebut berasal dari sistem pertahanan Ukraina, yang berusaha menghalau rudal Rusia.

Duda pun mengungkapkan insiden tersebut merupakan kesalahan.

Joe Biden sendiri tak langsung menghakimi bahwa Rusia yang melakukan serangan rudal ke Polandia.

Biden bahkan salah satu pihak yang mengungkapkan keraguannya bahwa rudal yang menghantam Polandia berasal dari Rusia.

Baik pejabat Departemen Luar Negeri AS dan Pentagon menghindari berspekulasi mengenai sumber serangan atau menyalahkan langsung Rusia atas insiden tersebut.

Mereka hanya mengatakan bahwa AS akan menghormati komitmennya untuk mempertahankan wilayah NATO, jika fokusnya adalah serangan langsung.

 

Juru Bicara Kremlin, Dmitry Peskov melontarkan pujiannya ke Biden meski tak secara langsung.

Ia mengatakan bahwa insiden ini menunjukkan bahwa tak boleh terburu-buru dalam melontarkan penghakiman dan pernyataan yang bisa mengekskalasi situasi.

Ia pun menunjuk bahwa respons terkendali dari Biden sebagai contoh bagaimana menghindari krisis sebelum semua fakta dari suatu insiden dipublikasikan.

Baca Juga: Ngotot Salahkan Rusia atas Rudal Hantam Polandia, Zelenskyy Dikecam Ingin Mulai Perang Dunia III

“Terkait kasus ini, masuk akal untuk memperhatikan tanggapan yang terkendali dan jauh lebih profesional dari pihak Amerika dan Presiden Amerika,” katanya dilansir dari Newsweek.

Biden sendiri sempat melakukan pertemuan dengan sekutu Barat di sela-sela Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali, tak lama setelah kabar serangan itu.

Tak lama kemudian Juru Bicara Dewan Nasional Keamanan AS, Adrienne Watson, mengeluarkan pernyataan simpati kepada Polandia.

Ia juga mengungkapkan penggunaan rudal oleh Ukraina untu menanggapi serangan Rusia dibenarkan.

Penulis : Haryo Jati Editor : Gading-Persada

Sumber : Newsweek


TERBARU