> >

Ada Deklarasi dan Komunike dalam Dokumen Hasil G20, Apa Bedanya?

Kompas dunia | 16 November 2022, 18:13 WIB
Presiden Joko Widodo (tengah) menyampaikan pandangan dalam Working Session 3 KTT G20 di Nusa Dua, Bali, Rabu (16/11/2022). (Sumber: ANTARA FOTO/Media Center G20 Indonesia/Zabur Karuru)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Acara Presidensi G20 di Indonesia dengan puncak Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali pada 15-16 November 2022 menghasilkan deklarasi dan komunike. Apa bedanya?

Josie Susilo selaku wartawan senior Harian KOMPAS menjelaskan beda dua istilah itu dalam program Breaking News di KOMPAS TV, Rabu (16/11/2022). 

"Sebenarnya tidak ada perbedaan siginfikan dari dua terminologi itu, karena dua-duanya sama-sama pernyataan dari hasil yang dicapai, pembicaraan di tingkat kepala negara hingga menteri," terang Josie.

Ia lantas mengatakan, umumnya deklarasi berisi kesepakatan kepala negara saat acara KTT. Dalam hal ini, KTT G20 di yang baru saja dihelat di Bali menghasilkan 52 poin pernyataan, tertera dalam Bali Leaders Declaration.

"Sedangkan istilah komunike, biasanya dipakai untuk kesepakatan yang dicapai di tingkat menteri, tingkat senior official meeting," terang Josie.

Kedua dokumen itu, deklarasi dan komunike, lantas digabung bersama dokumen lain dengan total 1.186 halaman.

Salah satu isinya soal kecaman teradap agresi Rusia ke Ukraina. Namun, Josie menggarisbawahi, "tidak hanya terkait dengan geopolitik saja." 

"Akhir-akhir ini, kan, yang banyak disorot publik soal isu Rusia-Ukraina, tetapi untuk kali ini ada banyak halaman, lebih dari 1100 halaman, karena di situ dimuat juga, kesepakatan-kesepakatan teknis yang sudah dicapai selama 1 tahun," lanjut dia.

Josie menjelaskan, terdapat pula capaian pemerintah Indonesia sebagai penyelenggara G20, "yang ingin membumikan forum G20 agar tidak hanya bicara soal makro, tetapi lebih bisa di bawa ke tingkat publik."

Baca Juga: Bali Leaders Declaration Sah! Ini 5 Hasil Kesepakatan KTT G20

Dalam kesempatan yang sama, wartawan senior Harian KOMPAS itu juga menilai Indonesia sukses jadi tuan rumah forum ini.

"Memang. karena semua yang terlibat, entah itu presiden maupun di tingkat menteri, semua melakukan tugas dan fungsinya dengan baik," ujar dia.

Baca Juga: Foto Cenderamata Khas Indonesia untuk Delegasi G20, dari Patung Uang Kepeng sampai Keris

 

Penulis : Rofi Ali Majid Editor : Gading-Persada

Sumber : Kompas TV


TERBARU