> >

Cerita WNI Korban Perdagangan Orang: Sebrangi Sungai Mekong, Dipaksa Kerja, Disetrum hingga Dibunuh

Kompas dunia | 31 Oktober 2022, 07:36 WIB
Konsulat RI di Songkhla Thailand mewawancarai WNI korban perdagangan manusia. (Sumber: KJRI Songkhla)

BANGKOK, KOMPAS.TV - Konsulat RI di Songkhla Thailand menerbitkan video hasil wawancara bersama WNI korban perdagangan manusia di Laos, Minggu (30/10/2022).

Identitas warga Indonesia tersebut dirahasiakan, ia mengungkap kisah perjalanannya sampai jadi korban perdagangan manusia di negara orang.

Sebut saja Mr X, awalnya ia mendapat informasi lowongan kerja sebagai desainer grafis di Thailand. Kabar itu ia dapatkan dari media sosial Facebook.

Setiba di Thailand, WNI tersebut belum menyadari bahwa ia jadi korban perdagangan manusia.

"Saya pergi, sampai di Chiang Rai ketemu orang, ada yang pegang nama saya, dia bilang 'kamu ini ya', dia sebut nama saya," ujar Mr X.

"Saya dibawa ke ruang tunggu, bukan ruang tunggu umum, khusus untuk rekrut-rekrut orang," ujarnya.

Setelah itu, ada seseorang yang datang untuk menjemputnya dengan mobil.

"Kurang lebih perjalanan 1 jam, terus saya sampai di perbatasan Sungai Mekong," kata Mr X.

"Saya diantar menyeberang sungai pakai kapal, saya masih berpikir itu Thailand, karena di situ ada tulisan seperti bahasa Thailand," ujarnya.

Padahal, ketika itu ia dibawa menyeberang ke wilayah negara Laos.

Baca Juga: 52 WNI Korban Perdagangan Manusia di Kamboja Dipulangkan ke Tanah Air, Niatnya Ingin Cari Nafkah

Setelah menyeberang Sungai Mekong menggunakan kapal, ia dibawa ke suatu tempat.

Penulis : Rofi Ali Majid Editor : Desy-Afrianti

Sumber : Kompas TV


TERBARU