> >

Kurang Terurus, Putin Perintahkan Militer Rusia Cukupi Latihan dan Perlengkapan Rekrutan Baru

Krisis rusia ukraina | 29 Oktober 2022, 14:53 WIB
Presiden Vladimir Putin menjabat tangan personel yang tengah dilatih di pusat pelatihan Distrik Militer Barat Rusia di Ryazan, Rusia, 20 Oktober 2022. Putin memerintahkan militer Rusia meningkatkan latihan untuk rekrutan serdadu yang dimobilisasi dan menyediakan perlengkapan penting bagi mereka. (Sumber: Mikhail Klimentyev/Pool Kremlin/Sputnik via Associated Press)

MOSKOW, KOMPAS.TV - Presiden Rusia Vladimir Putin memerintahkan Angkatan Bersenjata Rusia meningkatkan latihan untuk rekrutan serdadu yang dimobilisasi dan menyediakan perlengkapan yang mereka butuhkan.

Perintah ini dikeluarkan Putin usai marak kabar rekrutan militer Rusia kurang diberi pelatihan dan diberi perlengkapan minim sebelum diterjunkan ke Ukraina.

Pada Jumat (28/10/2022), Putin memerintahkan Menteri Pertahanan Sergey Shoigu untuk memastikan bahwa 300.000 personel yang dimobilisasi dilatih dan disediakan perlengkapan tempur agar "percaya diri ketika dibutuhkan untuk pergi bertempur."

Baca Juga: Langkah Cerdik Rusia usai Putra dari Orang Dekat Putin Ditangkap di Italia atas Perintah AS

Sebelumnya, aktivis dan media Rusia melaporkan bahwa banyak dari rekrutan militer Rusia yang disuruh mencari perlengkapan dasar sendiri, seperti peralatan medis dan rompi anti-peluru.

Melansir Associated Press, sebagian di antaranya bahkan tidak diberi pelatihan sebelum dikirim ke Ukraina.

Shoigu sendiri mengakui bahwa terdapat "masalah dengan suplai pada tahap awal (mobilisasi)."

Namun, ia berkata kepada Putin bahwa masalah-masalah itu telah dibereskan dan para rekrutan anyar mendapat perlengkapan yang dibutuhkan.

Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan bahwa sebanyak 300.000 rekrutan militer telah dipanggil sesuai perintah mobilisasi Putin.

Shoigu menyebut 82.000 personel telah dikirim ke Ukraina, sedangkan 218.000 lain masih dilatih.

Penulis : Ikhsan Abdul Hakim Editor : Edy-A.-Putra

Sumber : Associated Press


TERBARU