> >

Jokowi Sempat Khawatir dengan Usaha Rusia Caplok 4 Wilayah Ukraina, Ini Yang Ditakutkannya

Kompas dunia | 1 Oktober 2022, 12:42 WIB
Presiden Jokowi saat memberikan pengarahan ke jajaran menteri dan kepala daerah se-Indonesia di JCC, Jakarta Pusat, Kamis (29/9/2022). (Sumber: Tangkap Layar YouTube Sekretariat Presiden.)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Presiden Joko Widodo atau Jokowi sempat mengungkapkan kekhawatirannya dengan usaha Rusia yang mencaplok 4 wilayah Ukraina.

Terkini, Rusia dilaporkan telah resmi mencaplok empat wilayah Ukraina, Donetsk, Luhansk, Zaporizhzhia dan Kherson.

Pencaplokan itu dilakukan Rusia setelah melakukan referendum di keempat wilayah yang mereka duduki tersebut.

Kekhawatiran itu diungkapkan Jokowi pada acara pengarahan Presiden RI kepada seluruh Menteri/Kepala Lembaga, Kepala Daerah, Pimpinan BUMN, Pangdam, Kapolda dan Kajati di Jakarta Convention Center, Kamis (29/9/2022).

Baca Juga: Rusia Buat PBB Tak Berdaya, Veto Resolusi yang Mengutuk Referendum di Ukraina

Presiden Jokowi mengungkapkan perang antara Rusia dan Ukraina yang tak kunjung selesai ikut andil membat kondisi perekonomian dunia pada 2023 akan gelap.

Apalagi, dengan referendum dan pencaplokan empat wilayah Ukraina oleh Rusia membuat eskalasi perang bertambah

“Di Donetsk, Zaporizhzhia, Kherson, Luhansk makin merumitkan lagi kapan (perang) akan selesai, dan imbasnya ke ekonomi seperti apa makin rumit,” ujarnya dikutip dari Kompas.com.

Pada kesempatan itu, Jokowi juga mengingatkan kembali soal inflasi yang ditakutkan banyak negara.

Ia mengatakan bahwa nilai inflasi di sejumlah negara melonjak sangat tinggi.

Baca Juga: Putin Gelar Upacara Pencaplokan 4 Wilayah Ukraina, Ditandai dengan Penandatanganan Kesepakatan

“Inflasi semua negara biasanya hanya 1, sekarang 8, lebih dari 10, dan bahkan ada yang lebih dari 70 persen. Ada 5 negara,” tuturnya.

Oleh sebab itu, Jokowi mengungkapkan semua pihak harus kompak, dan bersatu, baik dari pusat, provinsi, kabupaten, kota hingga ke bawah.

Rusia sendiri telah meresmikan pencaplokan keempat wilayah Ukraina itu lewat sebuah upacara di Kremlin, Moskow, Jumat (30/9/2022).

Putin bahkan mengancam jika ada usaha baik dari Ukraina aau Barat untuk merebut keempat wilayah itu, ia mensinyalkan akan menggunakan segala upaya termasuk dengan senjata nuklir untuk menghadapinya.

Penulis : Haryo Jati Editor : Gading-Persada

Sumber : Kompas.com


TERBARU