> >

Kim Jong-un Nyatakan Korea Utara Siap Perang dengan AS Apalagi Korsel, Senjata Nuklir Dimobilisasi

Kompas dunia | 28 Juli 2022, 08:41 WIB
Kim Jong--un mengatakan negaranya siap mengerahkan senjata nuklir penangkal untuk setiap bentrokan militer dengan Amerika Serikat, media pemerintah Korea Utara melaporkan hari Kamis (28/7/2022). (Sumber: BBC)

SEOUL, KOMPAS.TV - Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un mengatakan negaranya siap mengerahkan senjata nuklir penangkal untuk setiap bentrokan militer dengan Amerika Serikat, media pemerintah Korea Utara melaporkan hari Kamis (28/7/2022).

Pernyataan Kim Jong-un muncul di tengah tanda-tanda bahwa Korea Utara bersiap melakukan uji coba nuklir pertama sejak 2017.

Kim membuat pernyataan tersebut saat berpidato di sebuah acara untuk menandai peringatan 69 tahun gencatan senjata Perang Korea 27 Juli, yang membuat kedua Korea secara teknis masih berperang, menurut kantor berita resmi KCNA.

Kim juga mengecam pemerintahan Yoon Suk-yeol di Korea Selatan.

Dia mengatakan setiap upaya untuk melumpuhkan Korea Utara secara pre-emptive akan mendapat tanggapan keras dan tindak "pemusnahan" dari Korea Utara.

 

"Saya sekali lagi menjelaskan Korea Utara sepenuhnya siap untuk setiap konfrontasi militer dengan Amerika Serikat," kata Kim.

Korea Utara dalam beberapa bulan terakhir menguji coba rudal hipersonik dan rudal yang dikatakan dapat membawa senjata nuklir taktis, mempersempit waktu yang harus dimiliki Seoul untuk menanggapi serangan.

Baca Juga: Korea Utara Berpotensi Gelar Uji Coba Nuklir pada "Hari Kemenangan" 27 Juli Besok

Uji coba rudal Korea Utara, Kamis (24/3/2022). Kim Jong-un mengatakan negaranya siap mengerahkan senjata nuklir penangkal untuk setiap bentrokan militer dengan Amerika Serikat, media pemerintah Korea Utara melaporkan hari Kamis (28/7/2022). (Sumber: Korean Central News Agency/Korea News Service via AP)

Menteri Persatuan Korea Selatan Kwon Young-Se pada hari Selasa (26/7/2022) mengungkapkan Korea Utara berpotensi akan melakukan uji coba nuklir dalam peringatan berakhirnya Perang Korea.

"Saya percaya kemungkinan seperti itu ada," kata Kwon Young-Se, seperti dilaporkan kantor berita Yonhap News Agency YNA.

Ia mengatakan Korea Utara bakal mengadakan konferensi nasional veteran perang dalam beberapa hari mendatang.

Perhatian tertuju pada Kim Jong-un yang menghilang dari publik sepanjang dua minggu terakhir, di mana Kwon menyorot kemungkinan pemimpin tertinggi Korea Utara itu akan menyampaikan pesan baru terkait kebijakan eksternal.

Korea Utara melakukan uji coba nuklir keenam dan terakhirnya pada September 2017.

Baru-baru ini, negara itu menyelesaikan semua persiapan uji coba nuklir secara diam-diam, menurut komunitas intelijen Korea Selatan dan Amerika Serikat.

Penulis : Edwin Shri Bimo Editor : Desy-Afrianti

Sumber : Kompas TV/Straits Times/KCNA


TERBARU