> >

Ekonomi Sri Lanka Ambruk, WNI Termasuk Staf KBRI Ikut Antre 9 Jam demi Dapatkan BBM dan Gas

Kompas dunia | 24 Juni 2022, 21:10 WIB
Krisis dan ambruknya ekonomi Sri Lanka tidak saja menyengsarakan rakyatnya, namun juga berdampak pada warga serta perwakilan asing, termasuk staf KBRI dan keluarga serta WNI yang tinggal di berbagai lokasi di Sri Lanka. Staf KBRI harus antre selama 5 hingga 9 jam untuk mendapatkan BBM dan gas untuk memasak. (Sumber: Straits Times)

“Sesuai data Mei 2022, WNI berjumlah 310 orang, dengan konsentrasi di Kolombo, Galle, Kandy, dan Nuwara Eliya, “ kata Heru.

“Terdapat beberapa WNI yang memutuskan untuk sementara meninggalkan Sri Lanka karena krisis, jadi sifatnya mandiri dan bukan eksodus dalam jumlah yang besar,” kata dia.

KBRI belum mengeluarkan imbauan khusus untuk evakuasi, namun mendukung dan membantu sepenuhnya bagi WNI yang akan meninggalkan Sri Lanka karena krisis.

KBRI terus melakukan pemantauan situasi serta berkomunikasi dengan seluruh WNI dan juga membuka nomor sambungan langsung yang dapat dihubungi masyarakat setiap saat.

 

Penulis : Edwin Shri Bimo Editor : Vyara-Lestari

Sumber : Kompas TV/Antara


TERBARU