> >

Jenderal Inggris Peringatkan pasukannya untuk Siap Bertempur Lawan Rusia di Perang Dunia III

Krisis rusia ukraina | 19 Juni 2022, 17:52 WIB
Jenderal Sir Patrick Sanders ingin pasukan Inggris siap bertempur lawan Rusia pada apa yang berpotensi menjadi Perang Dunia III. (Sumber: PA Via Mirror)

LONDON, KOMPAS.TV - Seorang Jenderal di Inggris memperingatkan seluruh tentaranya agar siap bertempur melawan tentara Rusia pada apa yang disebutnya sebagai Perang Dunia III.

Kepala Staf Jenderal Inggris, Sir Patrick Sanders telah memperingatkan mereka harus siap berperang lagi di Eropa.

Ia menyebut, Perang Dunia III sangat mungkin terjadi karena serangan Rusia ke Ukraina telah membawa dunia ke era baru tanpa keamanan.

Baca Juga: Putin Siap Gunakan Senjata Nuklir untuk Lindungi Rusia, Namun Tegaskan Tak Ancam Dunia

Peringatan itu diungkapkan Sanders ketika ia menyampaikan pidatonya saat menjabat sebagai Kepala Staf Jenderal, yang berarti ia mengontrol seluruh Angkatan Darat Inggris.

“Sekarang ini adalah sebuah keharusan untuk Angkatan Darat Inggris mampu bertempur bersama sekutu kita dan mengalahkan Rusia di peperangan,” ujarnya dikutip dari Mirror, Minggu (19/6/2022).

“Kita adalah generasi yang harus mempersiapkan Angkatan Darat untuk bertempur di Eropa sekali lagi,” tambahnya.

Sanders pun menegaskan, ia akan menjadi Kepala Staf Jenderal pertama sejak 1941 yang akan memimpin Angkatan Darat dalam bayang-bayang pertempuran darat di Eropa, yang melibatkan negara besar.

“Invasi Rusia ke Ukraina telah menggarisbawahi tujuan inti kami, melindungi Inggris dengan bersiap bertempur dan memenangkan perang di daratan,” katanya.

Baca Juga: Dokumentasi Langka! Pasukan Ukraina Pamer Howitzer Bantuan AS, Tembaki Posisi Rusia di Donbass

Jenderal berusia 56 tahun itu pun berjanji untuk mempercepat rencana memodernisasi angkatan darat dan mengirimkan lebih banyak pasukan ke luar negeri untuk merespons krisis dengan cepat.

Sanders memiliki pengalaman memimpin operasi di Irlandia Utara, Kosovo, Irak, dan Afghanistan.

Namun pada peranan barunya, ia harus memimpin Angkatan Darat Inggris terkecil selama 300 tahun, setelah pemerintah memotong kekuatan mereka menjadi 73.000 pasukan.

Penulis : Haryo Jati Editor : Deni-Muliya

Sumber : Mirror


TERBARU