> >

Pendukung Putin Ancam Barat: Perang Dunia III dan Perang Nuklir Akan Tiba

Krisis rusia ukraina | 6 Juni 2022, 17:02 WIB
Presiden Rusia, Vladimir Putin. Pendukungnya menegaskan Perang Dunia III dan Perang Nuklir akan terjadi jika Barat terus kirimkan senjata ke Ukraina. (Sumber: Mikhail Klimentyev, Sputnik, Kremlin Pool Photo via AP)

MOSKOW, KOMPAS.TV - Pengamat politik sekaligus pendukung Presiden Rusia Vladimir Putin, Sergey Mikheyev memberikan ancaman terhadap Barat.

Ia mengungkapkan Perang Dunia III dan Perang Nuklir akan tiba jika Barat tak menghentikan kiriman senjata ke Ukraina.

Hal itu diungkapkan Mikheyev saat berbicara dengan stasiun TV Rusia, Channel 1.

Mikheyev mengungkapkan Barat selalu berbicara mengenai berapa banyak senjata yang mereka kirimkan dan berapa menakutkannya senjata tersebut.

Baca Juga: Pengakuan Pakar: Putin Melemah dan Tunjukkan Penyesalan, Zelensky Semakin Kuat dan Percaya Diri

Tetapi menurutnya mereka tak mengerti apa yang akan terjadi selanjutnya.

“Mereka mengatakan senapan yang buruk akan tiba, dan terus datang. Mereka juga berjanji tak akan menggunakannya dalam cara tertentu,” tuturnya dilansir dari Express.

“Tetapi yang pasti, mereka akan melakukannya. Hal itu akan berujung pada Perang Dunia III,” kata Mikheyev.

Ia pun meyakini bahwa Barat juga akan mengirimkan terus persenjataan dan hal lainnya ke Ukraina, dan itu akan memancing eskalasi.

“Apa selanjutnya. Yang akan tiba adalah Perang Dunia III. Perang Nuklir akan datang, itu saja,” ujarnya.

Sebelumnya, Putin telah memperingatkan Barat jika mereka terus mengirimkan persenjataan ke Ukraina, termasuk rudal jarak jauh.

Baca Juga: Prajurit Inggris yang Ditangkap Rusia di Ukraina Bakal Diadili, Terancam Hukuman Mati

Putin menegaskan pihaknya akan melakukan serangan ke wilayah yang belum pernah menjadi target sebelumnya.

Meski begitu, Inggris tetap mengirimkan sistem rudal canggihnya ke garis depan Ukraina timur untuk digunakan pasukan Ukraina.

Inggris dilaporkan telah mengirim sistem peluncur rudal ganda M270 ke pasukan Ukraina untuk menghadapi Rusia.

Berdasarkan keterangan Kementerian Pertahanan Inggris rudal tersebut mampu mencapai target sejauh 80km dengan akurasi yang tepat.

Penulis : Haryo Jati Editor : Desy-Afrianti

Sumber : Express


TERBARU