> >

Virus Cacar Monyet Sudah Sampai Israel, Diduga Kasus Pertama di Timur Tengah

Kompas dunia | 22 Mei 2022, 20:43 WIB
Ilustrasi. Gejala cacar monyet yang ditunjukkan seorang bocah di Zaire (kini Republik Demokratik Kongo) pada 1997 lalu. Pada Sabtu (21/5/2022) malam waktu setempat, otoritas kesehatan Israel mengumumkan kasus pertama cacar monyet di negara itu. (Sumber: CDC via AP)

TEL AVIV, KOMPAS.TV - Otoritas kesehatan Israel mengumumkan kasus pertama cacar monyet di negara itu pada Sabtu (21/5/2022) malam waktu setempat. Tel Aviv menyebut pasien adalah seorang pria yang baru bepergian dari kawasan Eropa Barat.

Kementerian Kesehatan Israel menyampaikan bahwa pria itu tengah dirawat di rumah sakit dalam kondisi baik. Warga Israel yang baru bepergian dari luar negeri pun diminta memeriksakan diri ke dokter jika mengalami demam atau lesi.

Kepala Layanan Kesehatan Masyarakat Kementerian Kesehatan Israel Sharon Alroy-Preis berkata ke Radio Angkatan Israel bahwa tim dari Tel Aviv tengah menyelidik suspek kasus cacar monyet lain.

Kasus cacar monyet di Israel diduga merupakan yang pertama di kawasan Timur Tengah.

Baca Juga: Ini Beda Cacar dengan Cacar Monyet, Waspadai 7 Gejala Ini

Menurut Badan Kesehatan Dunia (WHO), per Minggu (22/5), terdapat 80 kasus cacar monyet secara global, sekitar 50 lain masih berstatus suspek.

Kasus cacar monyet yang menyebar di Eropa dan Amerika Utara belakangan ini menjadi sorotan karena menunjukkan pola transmisi yang belum terlihat sebelumnya. Kasus cacar monyet sebelumnya hanya ditemukan pada orang yang memiliki riwayat perjalanan atau kontak dengan kawasan Afrika Barat dan Afrika Tengah.

Akan tetapi, Inggris Raya, Spanyol, Portugal, Italia, Amerika Serikat (AS), Swedia, dan Kanada melaporkan infeksi cacar monyet pada pria tanpa riwayat perjalanan ke Afrika. Otoritas Inggris Raya tengah menyelidiki potensi cacar monyet menjadi penyakit menular seksual karena sebagian besar kasus ditemukan pada pria muda gay, biseksual, atau pernah berhubungan seks sesama jenis.

Viru cacar monyet sendiri berasal dari tubuh primata dan hewan liar lain. Gejalanya meliputi demam, tubuh pegal-pegal, kedinginan, dan kelalahan.

Pasien dengan gejala parah bisa ditumbuhi ruam atau lesi di muka, tangan, serta bagian tubuh lain.

Penulis : Ikhsan Abdul Hakim Editor : Hariyanto-Kurniawan

Sumber : Associated Press


TERBARU