> >

PM Finlandia Sinyalkan Bakal Gabung NATO, Sebut demi Keamanan Warga Negaranya

Krisis rusia ukraina | 11 Mei 2022, 22:02 WIB
Perdana Menteri Finlandia Sanna Marin saat berbicara dalam konferensi pers gabungan bersama Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida di Tokyo, Jepang, Rabu (11/5/2022). (Sumber: Franck Robichon/Pool Photo via AP)

TOKYO, KOMPAS.TV – Perdana Menteri Finlandia Sanna Marin memberi sinyal bakal bergabung dengan NATO, Rabu (11/5/2022). 

Ia menyebut, kemungkinan negaranya bergabung dengan NATO adalah demi keamanan warganya.

Ia juga menyerukan komunitas internasional untuk bersatu dalam meningkatkan sanksi terhadap Rusia.

Melansir Associated Press, Finlandia dan Swedia, dua negara non-aliansi, pekan ini akan mengumumkan posisi mereka dalam keanggotaan Pakta Pertahanan Atlantik Utara itu.

Ini bisa menjadi pukulan serius terhadap Rusia yang militernya tengah berjuang merebut kota-kota di Ukraina. 

Baca Juga: Ancaman Mengerikan Rusia jika Finlandia dan Swedia Gabung NATO, Siapkan Pengerahan Senjata Nuklir

“Jika Finlandia mengambil langkah bersejarah ini, maka itu adalah demi keamanan warga negara kami,” ujar Marin dalam konferensi pers usai melakukan pembicaraan dengan Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida di Tokyo, Jepang, Rabu.

“Bergabung dengan NATO akan memperkuat seluruh komunitas internasional yang menjunjung nilai-nilai bersama,” imbuhnya.

Marin menyebut, dirinya dan Kishida mendiskusikan "agresi mengerikan Rusia terhadap Ukraina dan segala konsekuensinya".

Sanksi terhadap Moskow, kata Marin, harus meliputi sektor energi, keuangan, dan transportasi yang lebih luas daripada sekarang.

Penulis : Vyara Lestari Editor : Gading-Persada

Sumber : Associated Press


TERBARU