> >

Langka, Pemimpin Tertinggi Taliban Hibatullah Akhundzada Muncul untuk Ucapkan Selamat Idul Fitri

Kompas dunia | 2 Mei 2022, 05:53 WIB
Pemimpin tertinggi Taliban, Hibatullah Akhundzada. (Sumber: Ariana News)

KANDAHAR, KOMPAS.TV - Pemimpin tertinggi Taliban di Afghanistan, Hibatullah Akhundzada muncul di depan umum untuk kedua kalinya dalam enam tahun, Minggu (1/5/2022).

Pemunculan langka ini dilakukan Akhundzada untuk mengucapkan selamat Idul Fitri bagi umat Islam.

Akhundzada mengungkapkan pada Idul Fitri kali ini, Taliban telah mencapai kebebasan dan keamanan sejak kembali merebut kekuasaan tahun lalu.

Berbicara beberapa hari sejak bom menghancurkan masjid di Kabul, keamanan tinggi mengelilingi kehadiran Akhundzada.

Baca Juga: Idul Fitri di Arab Saudi, Pertunjukan Kembang Api Akan Hiasi Seluruh Negara

“Selamat atas kemenangan, kebebasan dan kesuksesan,” ujarnya di depan ribuan Jemaah di Masjid Eidgah di selatan Kandahar, dikutip dari Arab News.

“Selamat atas keamanan ini dan untuk sistem Islam,” ujarnya.

Menurut postingan media sosial, Akhundzada menyampaikan pidato singkatnya dari salah satu barisan depan jamaah di Kandahar tanpa menoleh ke arah kerumunan.

Pejabat Taliban juga tidak mengizinkan wartawan untuk mendekatinya.

Dua helikopter melayang-layang di atas masjid pada acara yang berlangsung selama dua jam itu.

Bagi Akhundzada ini menjadi kemunculan keduanya di depan umum sejak memimpin Taliban pada 2016.

Pada Oktober lalu, ia mengunjungi Masjid Darul Uloom Hakimiah di Kandahar, beradasarkan rekaman audio yang dikeluarkan oleh akun media sosial Taliban.

Profil Akhundzada yang tak banyak diketahui orang telah memicu spekulasi tentang perannya dalam pemerintahan baru Taliban, yang dibentuk setelah menguasai Kabul pada 15 Agustus, bahkan rumor kematiannya.

Baca Juga: Usaha Menggulingkan Taliban di Afghanistan Ternyata Tengah Disiapkan, Siapa Pencetusnya?

Profil publiknya sebagian besar terbatas pada pelepasan pesan selama hari libur Islam, dan Akhundzada diyakini menghabiskan sebagian besar waktunya di Kandahar.

Pada pesan yang disampaikan sebelum Idul Fitri pada Jumat (29/4/2022), Akhundzada tak mengungkapkan tentang darah yang tertumpah atas sejumlah insiden bom yang mengguncang Afghanistan selama Ramadan.

Ia malah memuji pembangunan Taliban atas tentara Islam nasional yang kuat dan kekuatan organisasi intelijennya.

Selama Ramadan tragedi bom mengguncang Afghanistan, dan kebanyakan diakui sebagai tanggung jawab ISIS.

Penulis : Haryo Jati Editor : Desy-Afrianti

Sumber : Arab News


TERBARU