> >

Filipina Lanjutkan Proses Pembelian 17 Helikopter Militer dari Rusia

Kompas dunia | 10 Maret 2022, 02:20 WIB
Satu unit helikopter terbang di atas perbatasan Slovakia-Ukraina, 3 Maret 2022. Pada Rabu (9/3/2022), Filipina menyatakan bahwa pembelian 17 helikopter Mi-17 tidak akan dibatalkan terkait invasi Rusia ke Ukraina. (Sumber: Darko Vojinovic/Associated Press)

MANILA, KOMPAS.TV - Pemerintah Filipina mengumumkan tetap akan melanjutkan pembelian 17 helikopter transport militer dari Rusia walaupun Moskow sedang ramai-ramai dikecam akibat invasi ke Ukraina.

Manila telah menyepakati kontrak pembelian 17 helikopter Mi-17 dari Rusia. Kontrak itu senilai 12,7 miliar peso atau sekitar 3,47 triliun rupiah.

Kontrak pembelian helikopter ini ditandatangani pada November 2021 lalu.

Menteri Pertahanan Filipina Delfin Lorenzana menyebut pihaknya telah membayar biaya awal pada Januari 2022, sebelum Rusia menginvasi Ukraina.

“Kami tidak melihat kemungkinan apa pun bahwa itu (pembelian helikopter) akan dibatalkan pada saat ini,” kata Lorenzana dikutip Associated Press, Rabu (9/3/2022).

Meksipun demikian, Lorenzana tak menutup kemungkinan bahwa invasi Rusia ke Ukraina bisa memengaruhi pembelian ini.

“Hanya waktu yang bisa menjawabnya,” katanya.

Baca Juga: Diminta Kecam Invasi Rusia ke Ukraina oleh Uni Eropa, PM Pakistan: Memang Kami Budak Kalian?

Filipina sendiri ikut menyetujui resolusi Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang menuntut invasi Rusia ke Ukraina segera dihentikan dan Moskow menarik seluruh pasukannya.

Filipina juga mengutuk invasi dan mendukung permintaan Sekjen PBB Antonio Guterres agar kedua pihak menghormati prinsip perlindungan warga sipil dan infrastruktur sipil di Ukraina.

Penulis : Ikhsan Abdul Hakim Editor : Deni-Muliya

Sumber : Kompas TV/Associated Press


TERBARU