> >

Kisah Menyeramkan, Mayat Hidup Lagi Setelah Dinyatakan Tewas dan Akan Diautopsi

Kompas dunia | 21 Februari 2022, 11:16 WIB
Ilustrasi mayat (Sumber: Net/Google)

OVIEDO, KOMPAS.TV - Sebuah kisah menyeramkan terjadi di Spanyol setelah sebuah mayat hidup lagi, padahal sudah  dinyatakan telah tewas dan akan diautopsi.

Insiden itu terjadi pada seorang napi yang berasal dari penjara di Ovideo, Asturias, yang  dinyatakan tewas oleh tiga dokter pada Januari 2018 lalu.

Jasad dari napi bernama Gonzalo Montoya Jimenez itu pun kemudian ditandai untuk dilakukan autopsi. Dia dimasukan ke dalam ruang pendingin.

Baca Juga: Bill Gates Akui Covid-19 Alami Penurunan tapi Waspada Pandemi Baru

Namun seperti dikutip dari BBC, Jimenez tiba-tiba hidup dan bernapas lagi.

Ia pun kembali bangun dan sadar setelah sebelumnya dianggap tak bernyawa.

Sumber dari rumah sakit mengungkapkan pada saluran berita Spanyol, Telecinco,  bahwa Jimenez kemungkinan mengalami Katalepsi.

Katalepsi adalah kondisi di mana tanda-tanda vital seseorang menurun hingga titik hampir tak terlihat.

Anehnya, ada tiga dokter berpengalaman yang memastikan bahwa Jimenez telah tewas di penjara.

Baca Juga: Rusia Tuduh Tentara Ukraina Bunuhi Warga Sipil, Disebut Usaha untuk Mengesahkan Serangan ke Ukraina

Mereka juga yang memerintahkan agar mayat Jimenez dikirim ke kamar mayat untuk diperiksa.

Ketika itu, tubuhnya kemudian dibawa ke Institut Hukum Medis di Oviedo, yang kemudian berakhir dengan hidup kembali Jimenez.

Ia pun kemudian dirawat di Rumah Sakit Oviedo untuk diperiksa lebih lanjut.

Tapi  bagaimana keajaiban ini bisa terjadi? Otoritas penjara tidak tahu penyebabnya. "Saya tidak bisa mengomentari apa yang terjadi di Institute of Legal Medicine," kata juru bicara Dinas Penjara Spanyol kepada media. "Tetapi tiga dokter melihat tanda-tanda klinis kematian sehingga saat ini masih belum jelas mengapa hal ini terjadi," lanjutnya.

Ketika terbangun dari "matinya",  Jimenez hanya minta bertemu dengan isterinya. 

Penulis : Haryo Jati Editor : Iman-Firdaus

Sumber : BBC


TERBARU