> >

Dikunjungi Presiden Israel, UEA Malah Harus Halau Serangan Rudal

Kompas dunia | 31 Januari 2022, 11:16 WIB
Presiden Israel, Isaac Herzog bertemu Putra Mahkota Abu Dhabi, Sheikh Mohammed Bin Zayed Al-Nahyan di Abu Dhabi, Minggu (30/1/2022). UEA telah menghalau serangan rudal disela-sela kunjungan Herzog, Senin (31/1/2022). (Sumber: Amos Ben Gershom/GPO via AP)

ABU DHABI, KOMPAS.TV - Kunjungan Presiden Israel, Isaac Herzog ke Uni Emirat Arab (UAE) diwarnai dengan serangan ke negara Semenanjung Arab itu.

Pihak UAE dikabarkan berhasil menghalau dan menghancurkan serangan rudal balistik itu, Senin (31/1/2022).

Serangan rudal tersebut menjadi yang ketiga dialami UEA pada bulan ini.

“Serangan tersebut tak menyebabkan adanya kerusakan. Sisa-sisa dari rudal balistik itu mendarat di luar area pemukiman,” pernyataan di Twitter Kementerian Pertahanan UEA  seperti dikutip CNN.

Baca Juga: Rusia Disebut Kian Dekat Serang Ukraina, Telah Tempatkan Pasokan Darah di Perbatasan Ukraina

Sejumlah serangan ke UEA yang terjadi pada bulan ini diketahui berasal dari pemberontah Houthi yang didukung Iran di Yaman.

Pada 17 Januari lalu, pemberontak Houthi melancarkan serangan drone, yang membunuh tiga pekerja asing di Ibu Kota UEA, Abu Dhabi.

Koalisi Arab Saudi, di mana UEA bergabung, yang melawan Houthi kemudian merespons serangan tersebut dengan serangan udara ke Ibu Kota Yaman, Sana’a telah membunuh setidaknya 12 orang.

Pada Senin (24/1/2022), Houthi meluncurkan rudal tetapi bisa dihalau UEA dengan bantuan Amerika Serikat (AS).

Tetapi, pada serangan kali ini terjadi ketika Presiden Israel, Isaac Herzog melakukan kunjungan ke UEA.

Penulis : Haryo Jati Editor : Purwanto

Sumber : CNN


TERBARU