> >

Diduga Terpapar Covid-19, PM Selandia Baru Jacinda Ardern Isolasi Mandiri

Kompas dunia | 29 Januari 2022, 20:26 WIB
Perdana Menteri (PM) Selandia Baru Jacinda Ardern. (Sumber: AP Photo/Sam James, File)

WELLINGTON, KOMPAS.TV – Perdana Menteri (PM) Selandia Baru Jacinda Ardern menyatakan pada Sabtu (29/1/2022) bahwa ia melakukan isolasi mandiri (isoman) usai berkontak dekat dengan seseorang yang terinfeksi virus corona. 

Melansir Associated Press, paparan virus itu berasal dari sebuah penerbangan dari kota Kerikeri ke kota terbesar Auckland.

Gubernur Jenderal Selandia Baru Cindy Kiro yang termasuk dalam penerbangan pada 22 Januari itu juga melakukan isoman.

Baca Juga: Tunda Pernikahan karena Risiko Omicron dan Kebijakan Sendiri, PM Selandia Baru: Ya Begitulah Hidup

Kedua perempuan itu, Ardern dan Kiro, sempat mengunjungi kawasan Northland untuk melakukan syuting menjelang hari nasional Selandia Baru, Waitangi Day, yang jatuh pada 6 Februari mendatang.

“Perdana Menteri asimtomatik (tak bergejala) dan merasa sehat,” kata pihak kantor perdana menteri, seraya mengungkapkan dalam sebuah pernyataan, “Sejalan dengan nasihat Kementerian Kesehatan, dia akan menjalani tes segera besok dan akan melakukan isolasi hingga Selasa”.

Otoritas kesehatan mendata belasan penerbangan sebagai peristiwa paparan pada Sabtu sore.

Ini menjadi kemungkinan indikasi bahwa satu atau lebih kru penerbangan terinfeksi virus corona.

Baca Juga: Jokowi Lantik Tiga Dubes untuk Sudan, Filipina, dan Selandia Baru

Pihak berwenang menyebut, genome sequencing atau pengurutan genom akan selesai pada Minggu (30/1), dan diperkirakan akan menunjukkan paparan virus corona varian Omicron.

Selama sebagian besar masa pandemi, Selandia Baru berhasil meredam penyebaran virus.

Negara ini hanya melaporkan 52 kematian akibat Covid-19 dari populasinya yang mencapai 5 juta jiwa.

Namun, wabah Omicron merebak dan diperkirakan akan terus berkembang dalam beberapa pekan ke depan.

Menurut Our World in Data, sekitar 77 persen warga Selandia Baru telah divaksin lengkap.

Angka ini meningkat 93 persen pada mereka yang berusia di atas 12 tahun.


Baca Juga: Selandia Baru Masuk Zona Merah akibat Lonjakan Kasus Omicron

Penulis : Vyara Lestari Editor : Deni-Muliya

Sumber : Associated Press


TERBARU