> >

Inilah Opsi-opsi Militer Amerika Serikat bila Rusia Serbu Ukraina

Kompas dunia | 20 Januari 2022, 14:53 WIB
Presiden AS, Joe Biden janjikan bencana ke Rusia jika tetap menyerang Ukraina. Joe Biden bisa memilih berbagai opsi militer yang kurang dramatis namun masih berisiko, termasuk mendukung perlawanan Ukraina pasca-invasi, seperti dilansir Associated Press, Kamis, (20/1/2022). (Sumber: AP Photo/Susan Walsh)

“Itu adalah hal-hal yang harus kita pertimbangkan sebagai aliansi dan sebagai bangsa,” katanya. “Jika Putin diizinkan untuk menyerang Ukraina dan konsekuensinya hanya sedikit atau tidak sama sekali, kita akan melihat lebih banyak hal yang sama.”

Baca Juga: Peringatkan Ukraina, Menlu AS Antony Blinken: Rusia Bisa Menyerang dalam Waktu Dekat

Ilustrasi. Sebuah tank T-72B3 milik Rusia terlibat latihan militer di Rostov, selatan Rusia pada 12 Januari 2022. Pada 17 Januari 2022, Rusia menampik tuduhan AS yang menyebut mereka sedang menyiapkan dalih untuk menyerbu Ukraina. (Sumber: Associated Press)

APA PILIHAN LAIN YANG DIMILIKI BIDEN?

Mengingat inferioritas militernya yang jelas, Ukraina tidak dapat menghadang bila pasukan Rusia menyerang. Tetapi dengan bantuan dari Amerika Serikat dan lainnya, Ukraina mungkin menghalangi Putin untuk bertindak jika dia yakin bahwa biayanya akan terlalu tinggi.

“Kunci untuk menggagalkan ambisi Rusia adalah mencegah Moskow meraih kemenangan cepat dan meningkatkan biaya ekonomi, politik, dan militer dengan memberlakukan sanksi ekonomi, memastikan isolasi politik dari Barat, dan meningkatkan prospek pemberontakan berkepanjangan yang menghancurkan militer Rusia,” kata Seth Jones, seorang ilmuwan politik, dan Philip Wasielewski, mantan perwira paramiliter CIA, menulis dalam analisis 13 Januari untuk Pusat Studi Strategis dan Internasional.

Pemerintahan Biden memberi sinyal bahwa mereka berpikiran sama.

BAGAIMANA DUKUNGAN MILITER AMERIKA SERIKAT BAGI UKRAINA SEKARANG?

Sekretaris pers Pentagon John Kirby mengatakan ada sekitar 200 tentara Garda Nasional di Ukraina untuk melatih dan memberi nasihat kepada pasukan lokal, dan pada hari Selasa dia mengatakan tidak ada rencana untuk menambah jumlah mereka.

Ada juga sejumlah pasukan operasi khusus Amerika Serikat yang memberikan pelatihan di Ukraina. Kirby tidak akan mengatakan apakah tentara Amerika Serikat akan menarik diri jika terjadi invasi Rusia, tetapi dia mengatakan Pentagon akan "membuat semua keputusan yang tepat untuk memastikan personel Amerika Serikat aman dalam keadaan apa pun."

Pemerintah mengatakan pada hari Rabu, pihaknya memberikan tambahan US$200 juta dalam bentuk bantuan militer defensif ke Ukraina.

Sejak 2014 Amerika Serikat telah memberi Ukraina sekitar US$2,5 miliar bantuan pertahanan, termasuk rudal dan radar serta senjata anti-tank.

Baca Juga: Biden Janjikan Bencana untuk Rusia Jika Tetap Serang Ukraina

Sebuah kendaraan lapis baja Rusia melaju dari peron kereta api setelah tiba di Belarus, Rabu, 19 Januari 2022. Dalam langkah yang semakin memperkuat pasukan di dekat Ukraina, Rusia mengirim sejumlah pasukan dari timur jauh negara itu ke sekutunya Belarusia, yang berbagi perbatasan dengan Ukraina, untuk latihan perang besar bulan depan. (Sumber: Russian Defense Ministry Press Service via AP)

BAGAIMANA AMERIKA SERIKAT BISA MEMBANTU UKRAINA SETELAH INVASI?

Itu tidak jelas. Penasihat keamanan nasional Jake Sullivan mengatakan pekan lalu bahwa Amerika Serikat akan "secara dramatis meningkatkan" dukungan untuk "integritas dan kedaulatan teritorial" Ukraina. Tapi dia tidak menjelaskan bagaimana hal itu bisa dilakukan.

Pemerintah mengatakan pihaknya juga terbuka untuk mengirim bala bantuan militer ke sekutu NATO di front timur yang menginginkan jaminan Amerika.

Jones dan Wasielewski mengatakan selain menerapkan sanksi berat terhadap Rusia jika terjadi invasi, Amerika Serikat harus memberikan Ukraina berbagai bantuan militer tanpa biaya.

Ini akan mencakup sistem pertahanan udara, anti-tank dan anti-kapal; peperangan elektronik dan sistem pertahanan siber; senjata ringan dan amunisi artileri, dan barang-barang lainnya.

“Amerika Serikat dan NATO harus siap untuk menawarkan dukungan jangka panjang kepada perlawanan Ukraina, apa pun bentuknya,” tulis mereka.

Bantuan ini dapat disampaikan secara terbuka dengan bantuan pasukan Amerika Serikat, termasuk pasukan operasi khusus, atau dapat berupa tindakan rahasia yang dipimpin CIA yang disahkan oleh Presiden Biden, tambah mereka.

Itu akan membawa risiko menempatkan personel Amerika Serikat di jalur bidik tembakan, dan menghisap Amerika Serikat ke dalam pertempuran yang ingin dihindarinya.

Penulis : Edwin Shri Bimo Editor : Desy-Afrianti

Sumber : Kompas TV/Associated Press


TERBARU