> >

Taliban Pakistan Makin Berani Serang Aparat Keamanan, Setidaknya 3 Polisi Tewas

Kompas dunia | 18 Januari 2022, 19:29 WIB
Ilustrasi. Milisi Taliban Pakistan saat berpatroli di wilayah Waziristan Selatan, Pakistan. Foto diambil pada 5 Agustus 2012. Pada 17 Januari 2022, Taliban Pakistan menyerang polisi dan menewaskan tiga orang. (Sumber: Ishtiaq Mahsud/Associated Press)

ISLAMABAD, KOMPAS.TV - Kelompok Tahrik-i-Taliban atau biasa disebut Taliban Pakistan, melancarkan serangan di sejumlah wilayah negara itu. Milisi menargetkan anggota polisi Pakistan dan mengklaim pertanggungjawaban pada Selasa (18/1/2022).

Serangan terjadi di ibu kota Islamabad dan sejumlah wilayah di bagian barat laut Pakistan.

Setidaknya tiga anggota polisi tewas dalam gelombang serangan ini. Di pihak militan, tiga penyerang juga dilaporkan tewas.

Menurut laporan Associated Press, serangan pertama dilaporkan terjadi di Islamabad, Senin (17/1). Seorang polisi dan milisi tewas dalam serangan ini.

Serangan lain terjadi di distrik Dir dan Waziristan Utara, provinsi Khyber Pakhtunkhwa yang berbatasan dengan Afghanistan.

Baca Juga: Serbu Kelompok Tehreek-e-Taliban, Empat Tentara Pakistan Tewas dalam Baku Tembak

Juru bicara Tahrik-i-Taliban, Muhammad Khurasani mengaku kelompoknya bertanggung jawab atas serangkaian penyerangan tersebut.

Khurasani menambahkan, seorang milisi tewas dalam serangan di distrik Bajur, Khyber Pakhtunkhwa.

Tahrik-i-Taliban sendiri ditetapkan sebagai organisasi kriminal oleh pemerintah Pakistan. Kelompok milisi ini aktif di sekitar perbatasan Afghanistan.

Usai Taliban menguasai Afghanistan sejak Agustus 2021 lalu, kelompok Tahrik-i-Taliban dilaporkan semakin berani menyerang aparat keamanan.

Pada Selasa (18/1), Tahrik-i-Taliban pun memperingatkan bahwa mereka mampu mengirimkan lebih banyak serangan di kemudian hari.

Pemerintah Pakistan sempat mengupayakan negosiasi dengan Tahrik-i-Taliban, tetapi tidak membuahkan hasil.

Sementara itu, pemerintahan Taliban di Afghanistan diketahui cenderung melindungi kelompok tersebut. Taliban enggan bekerja sama dengan Pakistan soal Tahrik-i-Taliban.

“Taliban Afghani tidak akan mengucilkan TTP (Tahrik-i-Taliban) atas alasan yang sama itu tidak akan mengucilkan Al-Qaida,” kata Bill Roggio, pengamat militer asal Amerika Serikat kepada The Diplomat.

“Masing-masing kelompok mengemban peran kunci dalam kemenangan Taliban Afghani. Mereka berjuang bersama Taliban Afghani dan mengorbankan banyak hal 20 tahun terkini,” imbuhnya.

Baca Juga: Taliban Akan Rekrut Pasukan Bom Bunuh Diri, Digunakan untuk Hadapi Ancaman ISIS


 

Penulis : Ikhsan Abdul Hakim Editor : Edy-A.-Putra

Sumber : Kompas TV


TERBARU