> >

Tubuh Kim Jong-Un Kian Kurus, Pakar: Karena Tak Bisa Lagi Makan Keju akibat Covid-19

Kompas dunia | 15 Januari 2022, 15:17 WIB
Badan intelijen Korea Selatan meyakini pemimpin Korea Utara Kim Jong-Un memang makin langsing dan singset telah turun berat badan sekitar 20 kilogram. Hal itu menepis spekulasi bahwa Jong-un menggunakan stuntman. (Sumber: Straits Times via KCNA)

PYONGYANG, KOMPAS.TV - Tubuh Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un kian kurus sehingga terus menimbulkan teka-teki.

Kim Jong-un membuat kejutan dengan memperlihatkan tubuhnya yang kian kurus saat Rapat Pleno Partai Buruh Korea akhir bulan lalu.

Sebelumnya, ia juga membuat banyak pihak terperangah saat pertama kalinya memperlihatkan penurunan berat badan pada Juni lalu, setelah menghilang selama tiga pekan.

Padahal sejak berkuasa pada 2011, Kim Jong-un dikenal sebagai pemimpin dengan tubuh besar.

Baca Juga: Korea Utara Akan Balas Sanksi AS, Kim Jong-Un Ancam Bakal Ada Aksi yang Lebih Kuat

Sejumlah rumor mengatakan bahwa ia mengalami masalah kesehatan, hingga menggunakan tubuh pengganti.

Sedangkan pihak otoritas Korea Utara mengatakan Kim Jong-un makan lebih sedikit, demi negaranya yang tengah terancam kelaparan karena kekurangan bahan pangan.

Tetapi menurut pakar Korea Utara, Dr Sojin Lim, hal itu terkait dengan penutupan perbatasan Korea Utara karena Covid-19.

Akibat penutupan perbatasan, Korea Utara tak bisa lagi mengimpor keju sehingga membuat Kim Jong-un tak bisa lagi memakan makanan berlemak tersebut.

“Kita tahu ia memiliki sumber yang bagus. Ia menyukai keju, ia peminum minuman alkohol dan memiliki akses ke semua makanan siap saji,” kata Lim kepada Metro.

Penulis : Haryo Jati Editor : Vyara-Lestari

Sumber : Metro


TERBARU