> >

Kena Covid-19 untuk Kedua Kalinya, Presiden Meksiko: Flu Biasa, Cuma Minum Parasetamol

Kompas dunia | 11 Januari 2022, 23:15 WIB
Presiden Meksiko Andres Manuel Lopez Obrador terjangkit Covid-19 untuk kedua kalinya pada pekan ini. (Sumber: Alex Brandon/Asssociated Press)

MEXICO CITY, KOMPAS.TV - Presiden Meksiko Andres Manuel Lopez Obrador mengaku kena Covid-19 untuk kedua kalinya pada pekan ini. Sang presiden menyebut gejala yang menyertai infeksi termasuk ringan.

Lopez Obrador merasa serak dan sakit tenggorokan dalam infeksi Covid-19 keduanya. Namun, ia menyebut virusnya sudah mau hilang dan “segalanya akan segera normal.”

Hal tersebut diungkapkan sang presiden saat jumpa pers virtual pada Selasa (11/1/2022).

Lopez Obrador menduga ia terkena varian Omicron.

“Untungnya, varian ini tidak seberbahaya Delta, dan saya mengalami itu,” katanya.

Presiden 68 tahun ini mengaku sama sekali tidak demam. Proses pernapasannya pun bagus.

“Ini seperti flu biasa,” ujarnya.

Baca Juga: Untuk Kedua Kalinya, Presiden Meksiko Andres Manuel Lopez Obrador Terinfeksi Covid-19

Gejala ringan membuat sang presiden mengaku hanya minum parasetamol untuk meredakan sakitnya.

Presiden Lopez Obrador sendiri telah divaksinasi secara penuh dan juga disuntik dosis booster.

Lopez Obrador diketahui pernah terjangkit Covid-19 pada awal 2021 lalu. Waktu itu, ia menempuh pengobatan eksperimental dan kembali bekerja setelah dua pekan.

Meskipun gejala Covid-19 yang menjangkiti sang presiden kini ringan, negaranya sedang diterjang transmisi meluas. Di Meksiko, kasus positif baru melonjak 186 persen pada pekan lalu. 

Sejak liburan Natal, pusat-pusat tes di Meksiko dilaporkan kewalahan melayani permintaan. 

Meksiko sendiri menerapkan kontrol wabah yang cukup longgar sejak awal pandemi. Pemerintah tidak mewajibkan tes massal, menolak karantina, serta tidak mewajibkan masker di tempat publik.

Sejak awal pandemi, Meksiko mengonfirmasi total 300.000 kematian terkait Covid-19. Namun, rendahnya pengetesan membuat angka kematian sebenarnya diperkirakan hampir 460.000.

Baca Juga: Update Corona Indonesia 11 Januari 2022: Bertambah 802 Kasus Baru Covid-19!


 

Penulis : Ikhsan Abdul Hakim Editor : Edy-A.-Putra

Sumber : Associated Press


TERBARU