> >

Canggih, Jepang Ciptakan Minibus yang Bisa Jalan di Aspal dan Rel Kereta

Kompas dunia | 27 Desember 2021, 11:12 WIB
Kendaraan dual-mode vehicle saat melintas di atas rel kereta. DMV juga bisa berjalan di aspal karena memiliki ban karet seperti mobil. (Sumber: Kompas.com)

TOKYO, KOMPAS.TV- Jepang tak henti berinovasi. Negeri Sakura itu baru saja menciptakan kendaraan mode ganda atau dual-mode vehicle (DMV), berbentuk mini bus yang bisa berjalan di jalan saya sekaligus rel kereta api.

Mengutip dari Kompas.com, Senin (27/12/2021), Jepang mengklaim kendaraan model seperti itu menjadi yang pertama di dunia. Kendaraan DMV itu diperkenalkan pertama kalinya di depan publik pada Sabtu (25/12/2021), di Prefektur Tokushima Jepang.

Minibus DMV memiliki ban karet seperti mobil biasa, sehingga membuatnya bisa berjalan di jalanan beraspal. Namun minibus itu juga punya roda baja yang bisa digunakan ketika berada di atas rel kereta api.

Baca Juga: Viral Video Pria Bertopeng dengan Panah Ancam Bunuh Ratu Elizabeth, Diduga Penerobos Kastil Windsor

Misalnya saat minibus DMV sedang berjalan di aspal lalu menemui persimpangan kereta api, maka ban karet di bagian depan akan digantikan roda baja. Sementara roda karet belakang akan tetap dibiarkan berada di bawah untuk mendorong DMV ke jalur kereta api.

DMV dikembangkan dan dioperasikan oleh Asa Coast Railway. CEO perusahaan tersebut, Shigeki Miura mengatakan, DMV diciptakan untuk membantu peningkatan pelayanan transportasi di kota-kota kecil seperti Kaiyo dengan populasi penduduk yang sudah mulai menua dan semakin berkurang.

Menurut Miura, di kota-kota semacam itu perusahaan transportasi lokal tengah berjuang untuk bisa tetap mendapat keuntungan.

Minus DMV memiliki ban karet untuk berjalan di aspal dan roda baja untuk di rel kereta. (Sumber: Antara )

"Ini (DMV) dapat menjangkau penduduk setempat (sebagai bus), dan membawa mereka ke rel juga," kata Shigeki Miura.

Miura menyebut DMV dapat mengangkut hingga 21 penumpang dan berjalan dengan kecepatan 60 km/jam di rel kereta api dan dapat melaju secepat sekitar 100 km/jam di jalan umum.

Baca Juga: China Resmikan Jalan Tol Lintas Gurun Pertama

Penulis : Dina Karina Editor : Desy-Afrianti

Sumber : Kompas.com


TERBARU