> >

Kapal Feri Terbakar di Bangladesh, Penumpang Berebut Lompat ke Sungai, 39 Tewas

Kompas dunia | 24 Desember 2021, 17:16 WIB
Sebuah kapal feri yang terbakar tampak teronggok di pinggir Sungai Sugandha di distrik Jhalokati, Bangladesh, Jumat (24/12/2021). Saat api berkobar, kapal feri itu tengah mengangkut 800 penumpang. (Sumber: AP Photo )

DHAKA, KOMPAS.TV – Kebakaran hebat melanda kapal feri sungai di selatan Bangladesh pada Jumat (24/12/2021) pagi. Akibatnya, sedikitnya 39 orang tewas dan 72 lainnya terluka. 

Melansir Associated Press, api berkobar sekitar pukul 3 dinihari di kapal MV Avijan-10. Kapal feri itu tengah mengangkut 800 penumpang di perairan Sungai Sugandha di kawasan distrik Jhalokati.

“Api kemungkinan berasal dari ruang mesin,” ujar petugas pemadam kebakaran (damkar) Kamal Uddin Bhuiyan yang memimpin operasi penyelamatan. Sebanyak 15 petugas berjibaku mengendalikan api selama hampir 2 jam.

Baca Juga: PBB Ungkap Kemungkinan 300 Korban Tewas dalam Kecelakaan Kapal Terbalik di Yaman

Setelah api padam, kapal feri itu ditarik ke pinggir sungai dan dibiarkan mendingin selama lebih dari 8 jam.

Kapal feri itu tengah berlayar dari ibu kota Dhaka ke Barguna, sekitar 250 kilometer di selatan. Kapal dipadati penumpang yang pulang untuk berlibur di rumah mereka selama akhir pekan. 

“Kami menemukan 39 jenazah. Seluruh 72 penumpang luka dilarikan ke rumah sakit, termasuk 7 yang mengalami luka bakar parah dan kini berada dalam kondisi kritis,” ujar Fazlul Haque, seorang petugas damkar.

Baca Juga: 3 ABK WNI Dinyatakan Hilang dalam Kecelakaan Kapal Ikan Korea Selatan

Saat api berkobar mengamuk di kapal, banyak penumpang melompat ke sungai untuk menyelamatkan diri.

“Saya sedang tidur di dek dan terbangun karena mendengar teriakan dan suara berisik. Saya kaget saat melihat asap tebal keluar dari bagian belakang feri. Mengikuti penumpang lainnya, saya melompat ke sungai yang dingin di tengah kabut tebal dan berenang ke pinggir sungai,” tutur Anisur Rahman, salah seorang penumpang yang selamat.

Penulis : Vyara Lestari Editor : Desy-Afrianti

Sumber : Associated Press


TERBARU