> >

Ini Ancaman NATO jika Rusia Nekat Langgar Kedaulatan Ukraina

Kompas dunia | 30 November 2021, 21:09 WIB
Sekretaris Jenderal Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) Jen Stoltenberg. NATO mengirim ancaman kepada Rusia tentang konflik Ukraina dalam pertemuan di Riga, Latvia, Selasa (30/11/2021). (Sumber: Anadolu Agency )

“Kami telah melihat permainan Kremlin ini ketika Rusia mengirim klaim palsu bahwa aneksasi ilegal Krimea adalah tanggapan atas agresi NATO. NATO adalah aliansi yang dibangun di atas prinsip pertahanan, bukan provokasi,” kata Truss.

“Setiap aksi Rusia yang meremehkan kebebasan dan demokrasi yang dinikmati mitra kami akan menjadi kesalahan strategis,” imbuhnya.

Rusia menganeksasi Semenanjung Krimea pada 2014. Setelah itu, Kremlin mendukung kelompok pemberontak yang berperang di timur Ukraina.

Baca Juga: Pengakuan Mengejutkan Presiden Ukraina, Kaki Tangan Rusia Berusaha Kudeta Pemerintahannya

Ukraina dan Barat menuduh Rusia mengirim pasukan dan memasok senjata kepada para pemberontak. Namun, Moskow membantah tuduhan itu, menyatakan bahwa orang Rusia yang membantu separatis bertindak sebagai relawan.

Perang berskala besar baru terhenti ketika perjanjian damai tercapai pada 2015 lewat mediasi Jerman dan Prancis. Meskipun demikian, krisis politik masih ada dan pertempuran skala kecil kerap terjadi.

Sementara itu, menanggapi eskalasi konflik Ukraina, Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov menuding NATO-lah yang menjadi dalang memanasnya situasi.

Lavrov menuduh Barat sejak dulu memprovokasi Ukraina agar mengambil sikap anti-Rusia.

“Unit dan perlengkapan militer besar dari negara-negara NATO, termasuk AS dan Inggris Raya, sudah diturunkan dekat dengan perbatasan kami,” kata Lavrov.

Baca Juga: Putin Ancam Aktivitas AS dan NATO di Laut Hitam, Anggap Tantangan Serius bagi Rusia


 

Penulis : Ikhsan Abdul Hakim Editor : Vyara-Lestari

Sumber : Associated Press


TERBARU