> >

Nah Lho, Omicron Ternyata Sudah Ada di Belanda saat Diumumkan di Afrika Selatan Minggu Lalu

Kompas dunia | 30 November 2021, 20:13 WIB
Area pertokoan di sebuah ruas jalan di Amsterdam, Belanda, tampak sepi setelah pukul 5 sore, Senin (29/11/2021). Sehari sebelumnya, pada Minggu (28/11/2021), pemerintah Belanda memberlakukan pembatasan yang lebih ketat terkait kenaikan penularan kasus Covid-19 di negara itu. Pada Selasa (30/11/2021), Belanda mengumumkan bahwa varian baru Omicron sudah ada di negara itu saat Afrika Selatan melaporkannya pada WHO minggu lalu. (Sumber: AP Photo/Peter Dejong)

Sementara itu, Jepang dan Prancis juga mengumumkan kasus Omicron pertama mereka pada Selasa.  

Varian Omicron sendiri kali pertama diidentifikasi oleh para peneliti di Afrika Selatan beberapa hari lalu. WHO telah memperingatkan, berdasarkan bukti awal, risiko global varian Omicron ‘sangat tinggi’, dan dapat memicu lonjakan kasus dengan ‘konsekuensi parah’.

Menurut WHO, ada ‘ketidakpastian yang cukup besar’ tentang Omicron. Namun, bukti awal menunjukkan adanya kemungkinan bahwa varian itu memiliki mutasi yang dapat membantu menghindari respons sistem kekebalan.

Pun, ada kemungkinan varian itu memiliki peningkatan kemampuan menyebar dari satu orang ke orang lainnya.

Baca Juga: Varian Omicron Muncul di Pulau Reunion Prancis, Dibawa Seorang Pria yang Singgah di Afrika

Kendati hampir seluruh dunia kalang kabut akibat kemunculan varian ini, namun para dokter di Afrika Selatan melaporkan, para pasien Omicron umumnya mengalami gejala ringan sejauh ini. Namun, mereka memperingatkan bahwa hal itu masih terlalu dini. 

Yang pula patut diwaspadai adalah, kasus Omicron ini terjadi pada orang muda di usia 20 – 30 tahunan, yang biasanya tak jatuh sakit saat terpapar Covid-19 layaknya pasien yang berusia lebih tua.

Baca Juga: Dua Pelancong Positif Omicron di Australia Sempat Transit di Singapura

 

Penulis : Vyara Lestari Editor : Iman-Firdaus

Sumber : Associated Press


TERBARU