> >

Mengaku Anak Tuhan, Pemimpin Sekte Ancam Kutuk Perempuan yang Tak Mau Bercinta Dengannya

Kompas dunia | 22 November 2021, 07:56 WIB
Apollo Carreon Quiboloy, pemimpin sekte di Filipina yang didakwa ancam mengutuk perempuan yang tak mau bercinta dengannya. (Sumber: AP Photo, File)

MANILA, KOMPAS.TV - Seorang pemimpin salah satu sekte besar di Filipina ditangkap polisi dan didakwa bercinta dengan perempuan dan gadis di bawah umur dengan ancaman.

Berdasarkan laporan dari Jaksa Penuntut Amerika Serikat (AS), Kamis (18/11/2021), sang pemimpin sekte mengancam para perempuan tersebut dengan kutukan abadi jika mereka menolaknya.

Pemimpin sekte tersebut adalah Apollo Carreon Quiboloy, dari Gereja Kerajaan Yesus Kristus.

Quiboloy yang selalu memproklamirkan diri sebagai Anak Tuhan, dan dua administrator puncaknya berada di antara sembilan orang yang disebutkan dalam dakwaan pengganti yang dikembalikan dewan juri federal pekan lalu.

Baca Juga: Petenis Peng Shuai yang Diduga Dicabuli Petinggi Partai Komunis China Akhirnya Muncul, Ini Katanya

Dakwaan terbaru itu mencakup tiga administrator gereja Quiboloy yang berbasis di Los Angeles, dan sudah didakwa tahun lalu.

Dakwaan tersebut juga menyebutkan seorang administrator gereja di Hawaii.

Quiboloy yang berusia 71 tahun, diketahui memiliki 6 juta anggota di sekitar 200 negara.

Gereja tersebut diketahui mendukung kontestasi Presiden Filipina Rodrigo Duterte pada pemilihan Presiden 2016.

Duterte menggunakan program radio dan TV dari kelompok itu di selatan Davao untuk mengungkapkan pandangannya saat menjadi Wali Kota.

Penulis : Haryo Jati Editor : Desy-Afrianti

Sumber : NBC News


TERBARU