> >

Jelang Pembukaan Perbatasan, Australia Longgarkan Perjalanan ke Luar Negeri

Kompas dunia | 28 Oktober 2021, 15:08 WIB
Australia akan mencabut larangan perjalanan keluar negeri mulai 1 November untuk warga yang sudah menjalani vaksinasi penuh. Sydney dan Melbourne, kota terbesarnya, segera menyambut pelancong dari luar negeri tanpa harus menjalani karantina. (Sumber: Jaimi Joy/Reuters)

SYDNEY, KOMPAS.TV - Kementerian Luar Negeri Australia hari Kamis, (28/10/2021) mengumumkan pelonggaran travel advisory atau saran perjalanan terkait Covid-19 untuk beberapa negara termasuk Amerika Serikat, Inggris dan Kanada.

Australia saat ini juga sedang bersiap untuk membuka kembali perbatasannya pada minggu depan, pertama kalinya dalam lebih dari 18 bulan.

Australia akan mencabut larangan perjalanan keluar negeri mulai 1 November untuk warga yang sudah menjalani vaksinasi penuh menyusul tingkat vaksinasi Covid-19 yang tinggi, karena Sydney dan Melbourne, kota terbesarnya, akan segera menyambut pelancong dari luar negeri tanpa harus menjalani karantina.

Perdana Menteri Australia Scott Morrison hari Kamis, (28/10/2021) seperti dilansir Associated Press mengatakan,"mulai Senin (depan), warga Australia yang sudah menjalani vaksinasi penuh Covid-19 kembali bisa melakukan perjalanan ke luar negeri. 

New South Wales, Victoria dan Australian Capital Territory juga akan kembali dibuka. "Saya bisa beritahukan, tidak ada yang lebih bahagia dari saya selaku Perdana Menteri saat melihat hal ini terjadi, dan kita akan terus melihat (perkembangan bagus ini) bulan-bulan ke depan, dan secara substansial sebelum hari Natal,"

"Perubahan yang diumumkan hari ini adalah langkah penting berikutnya dalam menyatukan kembali keluarga Australia dan membuka kembali Australia ke dunia dengan aman," kata Menteri Luar Negeri Marise Payne dalam sebuah pernyataan, Kamis, (28/10/2021)

Menlu Australia Marise Payne juga mengatakan pemerintah Australia sudah memperbarui saran perjalanan luar negeri spesifik per negara tujuan, yang akan membantu warga Australia mengakses asuransi perjalanan dengan lebih mudah.

Baca Juga: Negara Bagian Victoria Australia Laporkan Hari Paling Mematikan Sepanjang Pandemi

Pemerintah New South Wales, Australia mengerahkan 30 motorhome untuk dijadikan tempat isolasi mandiri pasien Covid-19 di kota kecilnya, Wilcannia. (Sumber: Central Darling Shire Council)

Ketika Australia mulai melonggarkan pembatasan perjalanan Covid-19, negara bagian Victoria mencatat 1.923 kasus infeksi dan 25 kematian akibat Covid-19 varian delta pada hari Kamis, (28/10/2021), hari paling mematikan dan peningkatan infeksi terbesar dalam empat hari.

Negara bagian tetangga, New South Wales, dimana Sydney berada, mencatat 293 kasus baru, turun dari 304 pada hari Rabu.

Meskipun terjadi peningkatan infeksi Covid-19 varian Delta, jumlah secara nasional masih relatif rendah menurut standar global, dengan sekitar 166.000 kasus dan 1.694 kematian.

Australia secara bertahap melonggarkan pembatasan ketat di Sydney dan Melbourne, dibantu oleh tingkat vaksinasi yang lebih tinggi setelah gelombang infeksi ketiga yang dipicu oleh varian Delta yang sangat menular dan menyebar dengan cepat ke seluruh wilayah tenggara Australia.

Namun, pelonggaran aturan perjalanan tidak seragam di seluruh Australia, karena negara bagian dan teritori negara tersebut memiliki tingkat vaksinasi dan kebijakan kesehatan yang berbeda.

Di dalam kerangka saran perjalanan yang diperbarui, pemerintah Australia menghapus peringatan 'jangan bepergian', yang diberlakukan untuk semua tujuan pada Maret 2020. Namun tidak ada tujuan perjalanan yang akan ditetapkan lebih rendah dari 'level 2' yaitu 'berhati-hatilah dengan tingkat tinggi'.

Penulis : Edwin Shri Bimo Editor : Desy-Afrianti

Sumber : Kompas TV/Australia Public Affairs/Associated Press


TERBARU