> >

Khawatirkan Mutasi Baru Covid-19, Badan Kesehatan Inggris Minta Pemerintah Lakukan Pembatasan

Kompas dunia | 20 Oktober 2021, 21:40 WIB
Suasana transportasi publik Inggris di tengah lonjakan kasus Covid-19. Foto diambil di London pada 4 Oktober 2021. (Sumber: Matt Dunham/Associated Press)

LONDON, KOMPAS.TV - Tenaga kesehatan Inggris Raya mendesak pemerintahan Boris Johnson segera memberlakukan kembali pembatasan terkait Covid-19. Hal ini menyusul meningkatnya tingkat penularan dan perawatan di rumah sakit.

Badan Kesehatan Inggris (NHS), yang menjadi pusat sistem kesehatan Inggris Raya, mendesak pemerintah segera bergerak untuk menanggulangi “krisis musim dingin”.

“Kami mendesak pemerintah memberlakukan kebijakan seperti wajib masker di tempat ramai dan tertutup, tanpa berlama-lama untuk menjaga kesehatan rakyat dan mencegah NHS kewalahan musim dingin ini,” demikian pernyataan NHS dikutip CNBC.

“NHS menyaksikan peningkatan kasus virus corona yang mengkhawatirkan di rumah sakit dan di tengah masyarakat ketika sedang menyiapkan periode musim dingin yang sibuk, staf NHS terancam burnout, dan hendak membuka kembali pelayanan yang sempat terganggu oleh pandemi,” lanjut pernyataan tersebut.

Kasus Covid-19 di Inggris Raya semakin mengkhawatirkan belakangan ini. Tingkat infeksinya mencapai 40.000 hingga 50.000 kasus baru harian. Tingkat kematian serta perawatan di rumah sakit juga terus meningkat.

Baca Juga: WHO: Eropa Jadi Satu-Satunya Wilayah di Dunia dengan Lonjakan Covid-19

Pada Senin (18/10/2021), Inggris mencatat 49.156 kasus Covid-19 baru, tertinggi dalam tiga bulan terakhir. Pada Selasa (19/10/2021), angka itu turun menjadi 43.738 kasus baru.

Aturan Covid-19 di Inggris sendiri dilonggarkan sejak 19 Juli silam. Bisnis seperti pub, restoran, dan tempat hiburan malam kembali dibuka. Masker pun mulai diabaikan, hanya diwajibkan di transportasi publik.

Perdana Menteri (PM) Boris Johnson sendiri sebelumnya bersikeras untuk tidak memberlakukan pembatasan kembali. Ia menginginkan Inggris “belajar hidup bersama virus”.

Akan tetapi, Ketua Konfederasi NHS Matthew Taylor punya pendapat yang kontras. Menurutnya, sistem kesehatan Inggris saat ini sudah berada di ujung tanduk.

Penulis : Ikhsan Abdul Hakim Editor : Vyara-Lestari

Sumber : Kompas TV


TERBARU