> >

Mengenal Eric Zemmour, Trump versi Prancis yang Populer Berkat Seruan Anti-Imigrasi dan Islamofobia

Kompas dunia | 11 Oktober 2021, 15:23 WIB
Tokoh politik Prancis, Eric Zemmour (tengah) saat berbicara di sebuah acara. (Sumber: Wikimedia)

“Zemmour sangat terkenal di lanskap media yang terpecah. Unggul dari sesamanya karena siapa pun yang membuat pernyataan memalukan selalu punya keunggulan pada masa kini,” imbuh Gantzer.

Menurut lembaga pemantau media, Acrimed, Zemmour mendapatkan 16 slot jam tayang utama di TV atau di halaman muka surat kabar pada bulan lalu. Jumlah itu jauh lebih banyak dibanding kandidat lain seperti Anne Hidalgo dan Marine Le Pen.

Zemmour pun menjadi bintang televisi dan sosok pembuat berita yang dicari, meningkatkan popularitasnya jelang pemilihan.

“Saya tak bisa memercayai apa yang saya dengar di rapat redaksi kami. Kami mendiskusikan imigrasi, dan pembahasannya hanya tentang Zemmour dan bagaimana kami akan merespons dia,” kata seorang jurnalis surat kabar berhaluan kiri di Paris.

“Kami justru jarang meliput kandidat sayap kiri. Kami melakukan apa yang telah dilakukan para sayap kiri sepanjang waktu, mendongkrak [popularitas] kanan-jauh,” imbuhnya.

Popularitas Zemmour juga mengancam nasib Le Pen di pemilihan mendatang. Pasalnya, Presiden Partai RN itu selama ini menikmati dukungan dari golongan sayap kanan.

Apabila Zemmour maju pemilu, suara untuk Le Pen bisa berkurang karena beralih ke Zemmour.

Baca Juga: Ketegangan Diplomatik Makin Panas, Aljazair Larang Wilayah Udaranya Dilewati Pesawat Militer Prancis


 

Penulis : Ikhsan Abdul Hakim Editor : Purwanto

Sumber : Politico


TERBARU