> >

Israel Longgarkan Blokade Gaza, Analis: Dampaknya Tidak akan Terasa

Kompas dunia | 12 September 2021, 21:10 WIB
Hamas mendesak semua pihak untuk menekan Israel agar menghentikan blokadenya terhadap Jalur Gaza. (Sumber: Anadolu Agency)

GAZA, KOMPAS.TV - Israel mengumumkan akan melonggarkan blokade Jalur Gaza mulai pekan ini. Kebijakan itu diambil setelah protes gencar warga Palestina beberapa pekan terakhir. Warga Palestina memprotes blokade ketat Israel yang memperburuk ekonomi mereka.

COGAT, lembaga militer Israel yang bertanggung jawab atas urusan sipil di daerah pendudukan, mengumumkan hal tersebut pada Rabu (8/9/2021).

Menanggapi protes yang marak, Israel membuat empat kebijakan demi meningkatkan ekonomi Palestina.

Israel memperluas zona tangkap ikan nelayan Gaza, menambah kuota pedagang yang boleh keluar-masuk Gaza, meningkatkan suplai air bersih, serta membuka secara penuh perbatasan Karem Abu Salem, perbatasan komersial utama bagi Jalur Gaza.

Pada Rabu (8/9) kemarin, suplai air ke Jalur Gaza ditambah hingga lima juta meter kubik. Kuota pedagang Gaza yang boleh lewat perbatasan Beit Hanoon pun ditambah hingga 7.000.

Israel juga memperluas zona tangkap ikan dari semula 15 mil laut dari sebelumnya 12 mil laut. Meskipun demikian, perluasan itu belum memenuhi Persetujuan Damai Oslo 1993 yang mewajibkan Israel membuka akses hingga 20 mil laut.

Baca Juga: Hamas Desak Semua Pihak Tekan Israel untuk Hentikan Blokade Jalur Gaza

Akan tetapi, pengamat menyebut bahwa tindakan Israel itu tidak akan berdampak banyak. Alasannya adalah sulitnya ekonomi Palestina akibat perang 11 hari pada Mei silam dan lesunya perdagangan karena blokade 14 tahun Israel.

Rabeh Morrar, direktur riset Palestine Economic Policy Research Institute (MAS), menyebut bahwa kebijakan Israel tidak menjanjikan kemajuan berarti bagi ekonomi Palestina.

Morrar pun menunjuk lesunya perbatasan Karem Abu Salem kendati telah sepenuhnya dibuka. Menurutnya, perbatasan itu dapat dilewati 1.000 truk per hari, tetapi saat ini hanya ada sekitar 300 truk yang keluar-masuk.

Penulis : Ikhsan Abdul Hakim Editor : Hariyanto-Kurniawan

Sumber : Al Jazeera


TERBARU