> >

China Tunjukkan Komitmen ke Taliban, Siapkan Bantuan Senilai Rp 441 Miliar untuk Afghanistan

Kompas dunia | 9 September 2021, 16:43 WIB
Menteri Luar Negeri China, Wang Yi (kiri) dan Kepala Komite Politik Taliban, Mullah Abdul Ghani Baradar pada pertemuan di Tianjing, Rabu (28/7/2021). (Sumber: Li Ran/Xinhua via AP)

BEIJING, KOMPAS.TV - China menunjukkan komitmennya untuk mendukung Taliban, dan telah menyiapkan bantuan senilai 200 juta yuan atau setara Rp 441 miliar.

Bantuan untuk Afghanistan tersebut termasuk suplai bahan makanan serta vaksin Covid-19.

Bantuan tersebut datang setelah China mengungkapkan siap menjalin komunikasi dengan Pemerintahan Taliban.

Kabinet sementara Taliban yang akan memerintah Afghanistan telah diumumkan pekan lalu.

Baca Juga: Taliban Izinkan 200 Warga AS Tinggalkan Afghanistan dengan Pesawat Sewaan

Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat (AS), Joe Biden menegaskan masih perlu waktu lama untuk mengakui pemerintahan Taliban.

Namun,China memutuskan untuk bergerak cepat.

Dikutip dari BBC, Menteri Luar Negeri China, Wang Yi mengungkapkan mengenai bantuan untuk Afghanistan tersebut pada pertemuan, Rabu (8/9/2021).

Saat itu Wang Yi bertemu dengan perwakilan dari Pakistan, Iran, Tajikistan, Uzbekistan dan Turkmenistan, yang merupakan negara tetangga Afghanistan.

Wang Yi meminta negara-negara tersebut bekerja sama untuk membantu Afghanistan.

Ia juga mengungkapkan China telah menyiapkan tiga juta vaksin untuk negara tersebut.

Baca Juga: Malaysia Gunakan Masjid Sebagai Penampung Sementara Korban Kekerasan Rumah Tangga

China sebelumnya mengungkapkan dukungannya terhadap Taliban, menegaskan pemerintahan baru dibutuhkan untuk mengembalikan keteraturan di Afghanistan.

Mereka juga menyalahkan mundurnya pasukan Amerika Serikat (AS) dari Afghanistan, yang menyebabkan kerusakan serius bagi warga Afghanistan.

Taliban sendiri menggambarkan China sebagai rekan penting Afghanistan.

Mereka pun mengharapkan investasi dari China dukungan untuk membangun kembali negara tersebut.

Penulis : Haryo Jati Editor : Desy-Afrianti

Sumber : BBC


TERBARU