> >

Pernyataan Perdana Militer Pasukan Khusus Usai Kudeta Pemerintahan Guinea

Kompas dunia | 6 September 2021, 11:42 WIB

GUINEA, KOMPAS.TV – Militer Pasukan Khusus Guinea mengkudeta pemerintah. Mereka juga telah menangkap Presiden Guinea, Alpha Conde pada Minggu, 5 September 2021.

Dalam pernyataan perdana mereka setelah berhasil mengkudeta pemerintah, pasukan khusus ini memutuskan untuk membubarkan konstitusi pada Minggu, 5 September 2021.

"Kami telah memutuskan untuk membubarkan konstitusi karena kami akan menulis ulang konstitusi bersama kali ini untuk seluruh Guinea. Kami akan berkumpul bersama - empat wilayah, diaspora, orang Guinea di luar negeri. Bersama-sama, kami akan melaksanakan konsultasi inklusif untuk memutuskan masa depan negara ini,” ujar Kolonel Mamadi Doumbouya, Komandan Satuan Pasukan Khusus Angkatan Darat Guinea dilansir dari APTN (6/9/2021).

Baca Juga: Militer Pasukan Khusus Kudeta Pemerintah Guinea, Presidennya Diculik!

Ia mengatakan bahwa mereka tidak percaya pada satu tokoh politik.

“Personalisasi kehidupan politik sudah berakhir. Kami tidak akan lagi mempercayakan politik kepada satu orang, kami akan mempercayakannya kepada rakyat,” ujarnya.

Kudeta ini terjadi setelah ada amandemen konstitusi pada 2020 yang memungkinkan presiden menjabat 3 periode.

Video Editor: Faqih Fisabilillah

Penulis : Sadryna-Evanalia

Sumber : Kompas TV, APTN


TERBARU