> >

Perempuan di India Selfie dengan Senapan Mertua tapi Khilaf Tarik Pelatuk, Tewas Tertembak

Kompas dunia | 25 Juli 2021, 22:59 WIB
Radhika Gupta, selfie dengan senapan milik mertuanya. (Sumber: Times of India)

 

LUCKNOW, KOMPAS.TV - Seorang wanita berusia 26 tahun tewas akibat luka tembak di leher saat melakukan selfie dengan senapan laras tunggal milik ayah mertuanya pada Kamis (21/07/2021).

Insiden itu terjadi ketika sang wanita meletakkan jarinya di pelatuk senapan untuk berpose selfie, namun senapan itu ternyata berisi peluru, seperti dilansir Times of India, Minggu (25/07/2021).

Peluru menembus leher korban wanita yang bernama Radhika Gupta dan dia dilarikan ke rumah sakit di mana dokter menyatakan dia telah meninggal pada saat tiba.

Ayah mertua korban, Rajesh Gupta, mengatakan kepada polisi, Radhika menikah dengan putranya Gupta pada Mei 2021. Namun ayah korban menyatakan kecurigaan atas kemungkinan adaya pelanggaran hukum dan mengajukan pengaduan polisi untuk mengusut hal tersebut.

Baca Juga: Ayah di India Tega Bunuh Putrinya Gara-gara Menikahi Pria dari Kasta yang Berbeda

“Kami memiliki bisnis perhiasan kecil di kota. Pada hari Kamis sekitar jam 3 sore, anak saya Akash membawa pulang senapan laras tunggal 12-bore kami yang dititipkan ke kantor polisi setempat selama pemilihan panchayat,” kata Gupta, “Senapan itu disimpan di ruang lantai dua tempat Radhika mencoba untuk selfie sambil memegang senapan tersebut."

“Sekitar jam 4 sore, kami mendengar suara tembakan dan berlari ke atas dan menemukan Radhika terkapar dengan luka tembak, lalu kami membawanya ke rumah sakit terdekat di mana dia meninggal karena luka-luka yang dia derita. Kamera ponsel ditemukan menyala dalam mode selfie,” kata Gupta kepada polisi.

Kepala polisi Shahabad, kota lokasi peristiwa tersebut mengatakan senapan laras tunggal 12 bore dan ponsel korban telah disita dan dikirim untuk pemeriksaan forensik. “Kami juga menemukan foto korban dengan senapan, tampaknya diklik beberapa detik sebelum dia meninggal,” kata Shivshankar Singh.

Jenazah telah dikirim untuk menjalani otopsi forensik. “Kami hanya melihat ada tembakan di tubuh dan tidak ada tanda-tanda perkelahian yang ditemukan di tubuh korban,” kata Shivshankar.

Penulis : Edwin Shri Bimo Editor : Hariyanto-Kurniawan

Sumber : Times of India


TERBARU