> >

Banjir Musiman Munculkan Ratusan Jenazah di Sungai Gangga, Kebanyakan Diduga Korban Covid-19

Kompas dunia | 26 Juni 2021, 21:24 WIB
Banjir tahunan menggenangi sungai gangga, membuat ratusan jenazah yang dimakamkan sekitar April-Juni lalu mengambang dan hanyut. (Sumber: France24 via AFP)

“Mayat yang kemungkinan terinfeksi Covid-19 mencapai Benggala Barat dari Uttar Pradesh, hanyut di sungai sampai tiba di sini. Beberapa mayat seperti itu makin sering terlihat. Air sungai semakin tercemar. Kami menarik jenazah dari sungai dan melakukan ritual terakhir (untuk mereka),” kata Banerjee.

Perselisihan besar meletus bulan lalu setelah mayat-mayat yang diduga sebagai korban Covid-19 ditemukan terkubur di sepanjang tepi Sungai Gangga sementara sebagian lain dibuang ke sungai di negara bagian Bihar dan Uttar Pradesh.

Banyaknya jenazah yang hanyut menyoroti situasi serius dari pandemi di kedua negara bagian itu.

Baca Juga: 2.500 Orang di India Disuntik Vaksin Covid-19 Palsu, Isinya Ternyata Larutan Garam

Anjing liar mulai memakan jasad-jasad yang muncul di tepi sungai di India karena krisis Covid-19. (Sumber: Newsflash Via Daily Mail)

Pengadilan Tinggi Allahabad pada hari Jumat menolak petisi yang meminta petunjuk kepada pihak berwenang di Uttar Pradesh untuk mengkremasi mereka yang terkubur di sepanjang Sungai Gangga di negara bagian Uttar Pradesh, seperti dilansir PTI, Jumat (25 Juni 2021).

Majelis Hakim Ketua Sanjay Yadav dan Hakim Prakash Padia menolak argumen pemohon bahwa adalah tanggung jawab negara untuk melakukan kremasi sesuai ritus keagamaan yang dianut dan memakamkan mayat yang terkubur di dekat Gangga di berbagai ghat atau lembah di Allahabad.

“Setelah membaca petisi secara keseluruhan, kami berpandangan pemohon belum melakukan cukup penelitian tentang ritus dan adat istiadat yang lazim di berbagai komunitas yang tinggal di sepanjang tepi sungai Gangga,” kata majelis hakim pengadilan tersebut.

Mengejutkannya hasil pemantauan atas jumlah makam di pinggir Sungai Gangga, termasuk mereka yang hanyut beberapa bulan terakhir, memicu kecurigaan bahwa total kematian India akibat Covid-19 mungkin lebih dari satu juta orang, beberapa kali lipat dari catatan resmi yaitu 400.000 orang.

Penulis : Edwin Shri Bimo Editor : Hariyanto-Kurniawan

Sumber : Kompas TV


TERBARU